www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home HEADLINE NEWS Tekanan Jual Asing Diperkirakan Masih Belum Mereda
HEADLINE NEWS

Tekanan Jual Asing Diperkirakan Masih Belum Mereda

GEDUNG BEI
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Diperkirakan tekanan jual investor asing masih bakal berlanjut pada perdagangan Jumat (12/9). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terbuka konsolidasi dengan kisaran pergerakan antara level konsolidasi 7.699 hingga level 8.016. Sementara pada perdagangan Kamis (11/9), IHSG ditutup pada 7.747 atau naik tipis 0,6%.

Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul tanur mengatakan, pasar masih belum fluktuatif. Total volume transaksi pada perdagangan kemarin, tercatat 310,294,735 dengan average volume 293,530,787, menunjukkan aktivitas pasar yang tinggi.

Sementara, Resistance 1 berada di 7,821 dan Resistance 2 di 7,872, sedangkan Support 1 di 7,710 dan Support 2 di 7,650. “Jika harga turun melewati level support ini, maka koreksi harga mungkin akan terjadi. MACD menunjukkan sinyal bullish dengan histogram hijau yang lebih besar, menunjukkan adanya momentum beli yang kuat.”

Hanya saja, MFI 77.18 menunjukkan kondisi overbought, yang berarti ada tekanan beli yang tinggi, dan RSI 75.16 menunjukkan kondisi jenuh beli. Indikator W%R -52.30 dan CMO 50.31 menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan beli yang kuat, pasar masih memiliki ruang untuk pergerakan lebih lanjut.

Sedangkan, RSI yang mendekati level overbought, potensi koreksi jangka pendek tetap ada, terutama jika harga menembus level support di 7,650. Oleh karena itu, cut loss di 7,650 adalah level proteksi yang disarankan untuk menghindari kerugian lebih lanjut.

Analis Senior PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto menuturkan, selama dua hari perdagangan, IHSG mencatatkan kenaikan berturut-turut. Namun demikian, investor asing terus menjual saham Indonesia hingga kemarin, dengan arus keluar bersih sebesar Rp192,4 miliar.

Dengan begitu, lanjut Rully, selama dua belas hari berturut-turut, mulai dari hari-hari terakhir bulan Agustus, belum ada satu hari pun pembelian bersih asing di saham Indonesia. Secara total, investor asing telah mencatatkan net sell dari 27 Agustus hingga 11 September, sebesar Rp12,7 triliun.

Penjualan asing kembali terlihat pada saham BBCA kemarin, sebesar Rp466 miliar, diikuti BMRI dengan Rp461 miliar. Sementara itu, saham BBRI mencatatkan pembelian bersih asing sebesar Rp315 miliar kemarin. Namun, harga saham-saham ini telah naik selama dua hari terakhir. Pada periode ini, saham BBCA dan BMRI telah naik 4,3% dan 3,9% secara kumulatif, sementara pada saat yang sama saham BBRI telah naik 7,5% secara kumulatif selama dua hari.

“Kami meyakini pergerakan IHSG ke depan akan tetap sangat fluktuatif. Salah satu faktor kunci yang menjadi fokus investor adalah pergeseran rezim fiskal menyusul penggantian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) oleh Purbaya Yudhi Sadewa.”/

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Perang Iran Israel
GLOBALHEADLINE NEWSKawasan Global

Pakistan Terus Upayakan Perdamaian di Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat dan Iran masih membahas rencana perundingan kedua...

Menaker
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemnaker dan TikTok Buka Peluang Kerja Baru Talenta Ekonomi Digital

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan TikTok Indonesia...

Diskusi Publik
EnergiHEADLINE NEWS

Diminati Pasar, Transportasi Bertenaga Listrik Butuh Dukungan Berbagai Pihak

JAKARTA, Bisnistoday – Penggunaan kendaraan bertenaga listrik perlu mendapat dukungan berbagai pihak,...

Emmanuel Macron
HEADLINE NEWSKawasan Global

Tingkatkan Hubungan Bilateral, Presiden Prabowo Temui Presiden Macron di Istana Élysée Prancis

PRANCIS, Bisnistoday - Presiden RI, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan empat mata dengan...