KUPANG, Bisnistoday – Anggota Komisi II DPR RI, Yakhobus Jacky Uli menyatakan persoalan praktik mafia tanah sudah menjadi persoalan seirus pemerintah. Terlebih mafia tanah ini sudah menjadi sorotan dari Presiden Joko Widodo. Bahkan, dirinya menjadi bagian dari upaya pemberantasan mafia tanah, melalui Panitia Kerja (panja) mafia tanah DPR RI.
“Saya akan turun sewaktu-waktu ke lapangan dan saya harap di Kupang tidak ada mafia tanah,” ujar Yakhobus Jacky Uli saat penyelenggaraan Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Hotel Aston, Kota Kupang, Provinsi NTT, Rabu (27/10).
Diselenggarakan kegiatan ini, untuk memberikan informasi dan menyosialisasikan program strategis, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam kegiatan ini, Kementerian ATR/BPN menggandeng Komisi II DPR RI, serta masyarakat sebagai peserta sosialisasi.
Lebih lanjut Yakhobus Jacky mengatarakan beberapa hal tentang program pertaanahan, salah satunya pemberantasan mafia tanah. “Persoalan mafia tanah ini sudah sangat serius dan telah mendapat sorotan dari Presiden Joko Widodo,” tegas Yakhobus Jacky Uli.
Berita Terkait : Para Mafia Tanah Itu Mulai Menyerang Menteri Sofyan Djalil
Menurut Yakhobus Jacky Uli, pemberantasan mafia tanah juga dapat dilakukan dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Ia mengatakan bahwa untuk mengurus hal-hal yang berkaitan dengan pertanahan harus melalui jalur yang semestinya, yang memang telah ditetapkan.
“Kalau ada orang yang mengaku orang kantor BPN dan bisa mengurus sertipikat tanah, jangan cepat percaya. Mafia tanah itu bisa menduplikasi sertipikat dan banyak hal lain lagi. Semoga tidak ada praktik itu di Provinsi NTT,” ujar Yakhobus Jacky Uli.
Yakhobus Jacky Uli juga mengimbau agar jajaran Kementerian ATR/BPN aktif berkomunikasi dengan Kepolisian RI dan Kejaksaan Agung RI dalam pemberantasan mafia tanah. “Mudah-mudahan mafia tanah ini dapat kita berantas karena jika terjadi akan membuat gesekan di masyarakat sehingga terjadi ketidakstabilan sosial,” ujar Yakhobus Jacky Uli.
Pada kegiatan sosialisasi tersebut, Yakhobus Jacky Uli juga berkesempatan menyerahkan sertipikat tanah kepada 10 orang perwakilan masyarakat Kota Kupang./










































