www.bisnistoday.co.id
Kamis , 9 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Kurs Rupiah Melemah Seiring Rencana The Fed Naikkan Suku Bunga
BursaBURSA & KORPORASI

Kurs Rupiah Melemah Seiring Rencana The Fed Naikkan Suku Bunga

RUPIAH MELEMAH: Kurs rupiah yang ditransasikan antarabank di Jakarta, Kamis (24/3) ditutup melemah 5 poin ke posisi Rp14.352 per dolar AS dibandingkan penutupan hari sebelumnya
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Rencana bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya yang lebih agresif menjadi perhatian khusus pelaku pasar uang. Kurs rupiah yang ditransasikan antarabank di Jakarta, Kamis (24/3) ditutup melemah 5 poin ke posisi Rp14.352 per dolar AS dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

“Pelemahan kali ini saya melihat efek dari penguatan dolar AS yang terjadi pada sesi perdagangan semalam. Secara garis besar, nilai dolar AS terlihat kembali bergerak menyerap efek kenaikan suku bunga yang dilakukan pekan lalu yakni sebesar 25 basis poin,” kata Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), Nikolas Prasetia seperti dikutif Antara, Kamis (24/3).

Penguatan dolar AS, lanjut Nikolas, juga didorong sejumlah pernyataan dari pejabat The Fed yang terlihat lebih optimistis menanggapi tingginya inflasi AS dan berharap kenaikan suku bunga dalam beberapa waktu ke depan dilakukan lebih agresif. “Untuk sentimen saat ini masih terkait ekspektasi The Fed yang agresif untuk over all isunya,” tambahnya,

Gubernur The Fed Jerome Powell meningkatkan kemungkinan menaikkan suku bunga lebih dari 25 basis poin pada pertemuan mendatang.

Sikap yang lebih agresif juga digaungkan oleh pembuat kebijakan lainnya, yang telah mendukung penguatan dolar dan membantu meningkatkan imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10 tahun hingga lebih dari 2,4 persen.

Presiden The Fed, San Francisco Mary Daly dan Presiden Fed Cleveland, Loretta Mester menjadi pembuat kebijakan The Fed terbaru yang mengindikasikan kenaikan yang lebih besar akan segera terjadi pada pertemuan bank sentral Mei.

Jefferies memperbarui perkiraan The Fed sehubungan dengan komentar Powell dan sekarang melihat kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan Mei dan Juni, diikuti oleh kenaikan 25 basis poin pada sisa pertemuan 2022.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.365 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.351 per dolar AS hingga Rp14.380 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp14.361 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.351 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...