www.bisnistoday.co.id
Selasa , 30 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Cerna Perkembangan Politik AS, Rupiah Kembali Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Pasar Cerna Perkembangan Politik AS, Rupiah Kembali Melemah

rupiah melemah
RUPIAH MELEMAH: Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarabank di Jakarta pada Kamis (15/12) kembali ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (10/11) melemah 37 poin ke posisi Rp15.694 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp15.675 per dolar AS. Pelaku pasar masih mencerna perkembangan politik di Amerika Serikat (AS).

“Pasar masih menunggu perkembangan politik di AS, hasil dari mid term election yang di luar ekspektasi,” kata Ekonom Senior Mirae Asset Sekuritas, Rully Artya Wisnubroto, Kamis (10/11).

Hasil terbaru dari pemilihan paruh waktu AS menunjukkan bahwa Partai Republik semakin dekat untuk mengamankan mayoritas di DPR AS, sementara kendali Senat tergantung pada keseimbangan, setelah Demokrat tampil cukup baik untuk menghentikan “gelombang merah” Partai Republik.

Semua mata sekarang tertuju pada angka inflasi AS yang akan dirilis pada Kamis waktu setempat, dengan ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan indeks harga konsumen utama menunjukkan kenaikan 8 persen (yoy) pada Oktober.

Investor menunggu untuk melihat apakah data inflasi AS akan memacu The Federal Reserve untuk terus menaikkan suku bunga hingga tahun depan dalam upaya untuk mengurangi inflasi, atau apakah mereka mungkin dapat mengurangi pengetatan kebijakan.

“Sementara dari dalam negeri, pasar masih menunggu rilis data neraca perdagangan Oktober,” kata Rully.

Pada September lalu, neraca perdagangan Indonesia tercatat mengalami surplus 4,99 miliar dolar AS, dengan nilai ekspor 24,80 miliar dolar AS dan impor 19,81 miliar dolar AS.

Surplus neraca pada bulan lalu merupakan surplus neraca perdagangan Indonesia ke-29 secara berturut-turut sejak Mei 2020.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp15.678 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.678 per dolar AS hingga Rp15.714 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp15.701 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.654 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...