www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Rupiah Semakin Tertekan
BursaBURSA & KORPORASI

Rupiah Semakin Tertekan

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (09/5) melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (17/11) kembali melemah sebesar 63 poin ke posisi Rp15.663 per dolar AS dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp15.600 per dolar AS.

Analis DCFX Futures, Lukman Leong mengatakan, faktor domestik seperti kebijakan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan masih mendominasi sentimen negatif pada rupiah.

Sebelumnya, BI dianggap terlalu lamban dan kurang agresif menaikkan suku bunga, namun sekarang investor justru khawatir dengan perlambanan ekonomi seperti yang tercermin pada impor yang naik jauh lebih kecil dari perkiraan.

Kinerja impor pada Oktober 2022 meningkat 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang naik 22 persen dan juga lebih rendah dari ekspektasi 23 persen. “Kenaikan suku bunga oleh BI yang diharapkan akan bisa meredam dolar AS, justru membuat rupiah semakin terpuruk,” kata Lukman.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada November 2022 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) dari 4,75 persen menjadi 5,25 persen.

Selain bunga acuan, bank sentral juga menaikkan suku bunga deposit facility dan lending facility masing-masing sebesar 50 bps menjadi 4,5 persen dan 6 persen.

Bank sentral menyatakan keputusan tersebut sebagai langkah lanjutan secara front loaded, pre-emptive, dan forward looking untuk menurunkan ekspektasi inflasi yang saat ini masih tinggi.

Keputusan tersebut juga untuk memastikan inflasi inti ke depan kembali ke dalam sasaran 2-4 persen lebih awal yaitu ke paruh pertama tahun 2023, serta memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp15.654 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.652 per dolar AS hingga Rp15.704 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp15.687 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.610 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...