www.bisnistoday.co.id
Minggu , 11 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Kebijakan BI Naikkan Suku Bunga Dorong Penguatan IHSG
BursaBURSA & KORPORASI

Kebijakan BI Naikkan Suku Bunga Dorong Penguatan IHSG

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan Jumat (05/04) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan kembali suku bunga acuan disambut positif pelaku pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (17/11) ditutup menguat 30,6 poin ke posisi 7.044,99 poin, sementara indeks LQ45 naik 3,96 poin ke posisi 1.004,93.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Kamis (17/11) menyebutkan, pada perdagangan hari ini IHSG bergerak optimistis setelah sempat lesu pada perdagangan awal sesi. Bahkan, di saat BI memutuskan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen, IHSG masih cenderung menguat hingga penutupan perdagangan.

Kenaikan suku bunga acuan dinilai sebagai langkah front-loaded, pre-emptive dan forward looking, BI untuk menurunkan inflasi yang sudah terlalu tinggi. Demikian juga, inflasi inti yang diharapkan dapat lebih cepat turun ke target BI.

Di samping itu, peningkatan suku bunga acuan tersebut dilakukan untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Meski demikian, rasio pembayaran utang Indonesia di kuartal III mengalami penurunan yang menandakan adanya manajemen utang yang baik.

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah namun menguat jelang penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi dimana sektor barang konsumen primer dan sektor teknologi turun paling dalam yaitu masing-masing minus 0,7 persen, diikuti sektor barang baku minus 0,69 persen

Sedangkan lima sektor meningkat dimana sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 1,03 persen, diikuti sektor energi dan sektor perindustrian masing-masing 0,48 persen dan 0,45 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PBRX, FILM, PNLF, KRYA, dan BBYB. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SDPC, PICO, TRIS, BELL, ZATA.

Untuk saham-saham LQ45 yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBRI, BBCA, ASII, BBNI, dan BFIN. . Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni GOTO, BMRI, ARTO, CPIN, dan TOWR.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.203.297 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,76 miliar lembar saham senilai Rp11,83 triliun. Sebanyak 243 saham naik, 272 saham menurun, dan 188 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 97,73 atau 0,35 persen ke 27.930,57 indeks Hang Seng turun 210,82 atau 1,15 persen ke 18.045,66, indeks Shanghai melemah 4,55 poin atau 0,15 persen ke 3.115,43, dan indeks Straits Times meningkat 14,73 poin atau 0,45 persen ke 3.280,9./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...