www.bisnistoday.co.id
Senin , 29 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Kasus Covid-19 di China Meningkat, Rupiah Melemah Tipis
BursaBURSA & KORPORASI

Kasus Covid-19 di China Meningkat, Rupiah Melemah Tipis

KAWASAN ASEAN diharapkan dukung dedolarisasi.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (25/11) melemah tipis di posisi Rp15.673 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp15.665 per dolar AS. Pelemahan dipengaruhi makin memburuknya kasus Covid-19 di China.

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (25/11) menyebutkan, pelaku pasar mengkhawatirkan memburuknya kasus Covid-19 di China yang dinilai dapat memicu permintaan terhadap dolar AS yang merupakan aset safe haven yang likuid.

Ia mengatakan, Negeri Tirai Bambu itu memberlakukan kembali pembatasan pergerakan di beberapa kota besar pada pekan ini, ketika mereka bergulat dengan wabah Covid-19 terburuknya di tengah rekor infeksi harian yang tertinggi. Kondisi tersebut berpotensi mendorong menguatnya mata uang dolar AS.

Sementara itu dolar AS melemah disebabkan perilisan notula rapat bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed), yang hasilnya cenderung dovish.

Notula rapat FOMC yang dirilis tengah pekan ini menunjukkan beberapa anggota bank sentral menyatakan tepat untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga, untuk mengukur dampak ekonomi dari kenaikan tajam suku bunga pada tahun ini.

Risalah juga menunjukkan perdebatan yang muncul di dalam The Fed mengenai risiko pengetatan kebijakan yang cepat dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan, bahkan ketika pembuat kebijakan mengakui ada sedikit kemajuan yang dapat dibuktikan pada inflasi dan bahwa suku bunga masih perlu dinaikkan.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp15.646 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.642 per dolar AS hingga Rp15.679 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat melemah ke posisi Rp15.668 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.647 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...