www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG pada Akhir Pekan Menguat 60,33 Poin
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG pada Akhir Pekan Menguat 60,33 Poin

IHSG
PERGERAKAN IHSG hingga akhir tahun menguat./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (16/12) ditutup menguat 60,33 poin keposisi 6.812,19. Sementara indeks LQ45 naik 8,82 poin ke posisi 951,18.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya, Jumat (16/12) menyebutkan, penguatan IHSG kali ini didorong oleh naiknya harga saham sektor barang baku dan diikuti oleh sektor keuangan, energi, keshatan, konsumen primer, dan infrastruktur.

Di awal perdagangan sesi pertama, IHSG sempat melemah dan terus bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama. Namun, pada sesi kedua IHSG mulai meranjak dari teritori negatif, dan bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan.

Baca juga: IHSG Menguat Didukung Membaiknya Harga Komoditas Dunia

Menurut kajiannya Pilarmas tersebut, pelemahan IHSG hingga tengah hari disebabkan oleh tertekannya pasar akan kekhawatiran resesi global menjadi kenyataan, seiring dengan reaksi pelaku pasar atas kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Inggris, Eropa, dan Amerika Serikat, masing-masing 50 basis poin (bps).

Ketiga bank sentral tersebut pun masih memberi sinyal kenaikan suku bunga ke depannya. Kenaikan suku bunga tersebut tentunya akan menyebabkan penurunan daya beli dan menekan pertumbuhan ekonomi suatu negara kepada zona resesi.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor berhasil tumbuh dengan yang tertinggi sektor barang baku sebesar 1,53 persen, disusul sektor keuangan 0,92 persen dan sektor kesehatan 0,69 persen.

Sementara terdapat lima sektor terkoreksi, dengan penurunan terdalam pada sektor barang konsumer non-primer 0,96 persen, diikuti sektor properti serta sektor transportasi dan logistik masing-masing terkontraksi 0,54 persen dan 0,5 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu di antaranya BBRI, BMRI, BBCA, BBNI, serta CPIN. Sedangkan saham-saham yang mendominasi penurunan antara lain GOTO, SMGR, BUKA, ASII, dan HMSP.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 927.444 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,01 miliar lembar saham senilai Rp15,42 triliun. Sebanyak 219 saham naik, 297 saham menurun, dan 178 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 524,58 atau 1,87 persen ke 27.527,11, Indeks Hang Seng naik 82,08 atau 0,42 persen ke 19.450,67, Indeks Shanghai turun 0,79 poin atau 0,02 persen ke 3.167,86, dan Indeks Straits Times terkontraksi 34 poin atau 1,04 persen ke 3.239,75./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...