www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 Juli 2026
Home EKONOMI Bulog Terus Lakulan Penyerapan Gabah Petani Selama Libur Lebaran
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bulog Terus Lakulan Penyerapan Gabah Petani Selama Libur Lebaran

Social Media

Jakarta (Bisnistoday.co.id) — Selama sepuluh hari masa libur lebaran  2024, jajaran Bulog terus melakukan penyerapan gabah/beras dari petani. Sampai 14 April 2024 kemarin Bulog telah menyerap sekitar 120 ribu ton setara GKP atau sekitar 64 ribu ton setara beras.

Dari jumlah tersebut sekitar 46% diserap selama April termasuk pada hari hari libur lebaran. Sejumlah daerah dimana pengadaan dalam negeri (DN) dilakukan dalam jumlah cukup besar adalah wilayah kerja Bulog Jatim, Jateng, Jabar, NTB, Sumsel dan Jogja.

Namun jumlah 64 ribu ton setara beras yang berhasil diserap Bulog 2024 masih lebih kecil dibandingkan rata-rata pengadaan DN Bulog pada Januari-April 2021-2023 yang mencapai sekitar 375 ribu ton.

Hal tersebut menurut Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah merupakan konsekuensi dari keterlambatan tanam dan panen tahun ini serta permasalahan produksi lainnya yang telah dicatat oleh BPS sebagai penurunan produksi Kuartal Pertama 2024 sekitar 17% dibandingkan 2023.

“Penurunan produksi beras merupakan konsekuensi dari penurunan luas panen padi dan produksi padi yang terdampak El Nino,” tutur M Habibullah dalam pemaparannya seperti dikutip dari Berita Resmi Statistik di Jakarta Senin (15/4).

Sebelumnya, Bulog sendiri kata Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi akan terus aktif melakukan pengadaan DN selama musim panen April ini yang diperkirakan masih akan berlanjut pada bulan Mei depan.

Perum Bulog memastikan akan mengutamakan penyerapan produksi beras dalam negeri, meskipun pihaknya ditugaskan untuk melakukan impor 2 juta ton beras tahun ini. Penugasan impor itu lebih untuk jaga-jaga, prioritas utama Bulog tetap penyerapan dalam negeri.

Untuk memaksimalkan penyerapan, Bulog telah bekerjasama dengan berbagai jaringan mulai dari petani langsung, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), penggilingan, koperasi hingga BUMDes.

Bulog sendiri  menagetkan dapat menyerap beras dari panen raya petani sebanyak 70% dari target 2,19 juta ton yang ditugaskan oleh Badan Pangan Nasional. (*)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Nilai Minat Kalangan Muda Berkoperasi Semakin Tinggi

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan minat kalangan muda...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri LH Ajak Koperasi Masuk Pasar Karbon

JAKARTA, Bisnistoday — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara konsisten...

Rupiah Melemah
Ekonomi & Bisnis

Rupiah Alami Tekanan Mental Respon Pengunduran Diri Gubernur BI

JAKARTA, Bisnistoday – Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar AS, kembali...

Ekonomi & Bisnis

Lakon Store Bersamai Empat Brand di JF3 Fashion Festival 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Tahun 2026 ini, Lakon Store mengusung Plesir, sebuah presentasi...