DEPOK, Bisnistoday – Organisasi kemanusiaan Human Initiative (HI) secara resmi meluncurkan program tahunan ‘Sebar Qurban’ untuk tahun 2025, dengan target mengumpulkan 25 ribu hewan ternak dari para donatur. Peluncuran yang digelar di kantor pusat HI di Depok, Jawa Barat, ini menandakan komitmen kuat organisasi untuk mendistribusikan hewan kurban hingga ke pelosok negeri. HI bertekad memenuhi kebutuhan gizi masyarakat miskin melalui ibadah kurban yang penuh berkah ini.
Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan besar masyarakat yang telah menyalurkan 23 ribu hewan kurban melalui HI pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Tahun 2024 lalu kami memperoleh kepercayaan dari masyarakat sebanyak 23 ribu ekor kurban dan tahun ini ditargetkan naik menjadi 25 ribu,” ungkap Tomy dalam acara peluncuran yang dihadiri oleh para mitra, donatur, serta perwakilan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), di Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.
Baca Juga : Berkurban Sebagai Simbol Derajat Ketagwaan Tinggi Bagi Umat Muslim
Peluncuran program ‘Sebar Qurban 2025’ tidak hanya dilakukan di Depok, Jawa Barat, tetapi juga secara serentak di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pemilihan Maluku Tengah sebagai lokasi peluncuran simbolis memiliki makna mendalam.
“Kami sengaja memilih Maluku Tengah untuk mewakili wilayah yang perlu bantuan distribusi daging kurban untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya yang masih miskin,” papar Tomy.
Peningkatan Asupan Gizi
Tomy juga menyoroti fakta memprihatinkan bahwa puluhan juta masyarakat Indonesia masih berjuang di bawah garis kemiskinan dan sangat membutuhkan asupan gizi yang memadai untuk kelangsungan hidup yang sehat.
“Kemiskinan bukan hanya beban pemerintah tapi menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya. Human Initiative hadir sebagai jembatan penghubung antara masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki dengan saudara-saudara sebangsa di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui program kurban yang penuh makna ini.
drh Renova Siahaan, perwakilan dari PDHI, menekankan pentingnya edukasi yang berkelanjutan bagi para panitia kurban terkait standar pelaksanaan ibadah kurban yang benar dan pemberdayaan peternak lokal. “Tapi para panitia kurban perlu secara rutin disosialisasikan tentang standar pelaksanaan berkurban dan pemberdayaan petani lokal,” katanya.
PDHI menyarankan agar pengadaan hewan kurban sebaiknya melibatkan peternak lokal di sekitar wilayah distribusi untuk mendukung perekonomian mereka sekaligus menghemat biaya transportasi yang signifikan.
Adapun peluncuran program ‘Sebar Qurban 2025’ di Maluku Tengah dipimpin langsung oleh Vice President Human Initiative, Bambang Suherman, bersama dengan Bupati Zulkarnain Awat. Acara peluncuran di Maluku Tengah mengusung tema ‘Qurban Saling Menguatkan’, yang mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Bupati Zulkarnain menyambut baik sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan seperti Human Initiative dalam upaya bersama memenuhi kebutuhan gizi dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di wilayahnya.
“Wilayah Maluku Tengah, dengan segala potensi dan tantangannya, membutuhkan kehadiran program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkas Bupati Zulkarnain.

