www.bisnistoday.co.id
Selasa , 26 Mei 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Dari Petani Anggur Bali untuk Dunia, Ini Kisah Sukses Sababay Winery di Decanter Awards 2025
Ekonomi & Bisnis

Dari Petani Anggur Bali untuk Dunia, Ini Kisah Sukses Sababay Winery di Decanter Awards 2025

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Sababay Winery, produsen wine lokal asal Bali, kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi di Decanter World Wine Awards 2025. Ascaro Brut meraih Medali Perak (94 poin), sementara Fiorosa Rosé Brut mendapatkan Medali Perunggu, menegaskan kualitas wine Indonesia yang setara dengan produk global.

Didirikan pada 2010 oleh Mulyati Gozali dan Evy Gozali, Sababay telah mengumpulkan 67 penghargaan internasional, baik untuk wine, minuman berbasis anggur, maupun destinasi wisatanya. Prestasi ini mencerminkan dedikasi mereka dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan sentuhan lokal.

“Penghargaan ini adalah kebanggaan besar bagi tim kami dan dunia wine Indonesia,” ujar Evy Gozali, CEO Sababay Winery, dalam keterangannya, Selasa (22/7/2025).

“Kami membuktikan bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi dengan petani lokal, Indonesia mampu menciptakan wine berkelas dunia,” sambungnya.

Decanter World Wine Awards merupakan kompetisi wine terbesar di dunia, dengan lebih dari 18.000 peserta dari 57 negara tahun ini. Ascaro Brut, wine sparkling khas Sababay, disebut-sebut sebagai “Champagne-nya Indonesia” berkat gelembung halus dan aroma tropisnya yang unik.

Fiorosa Rosé Brut, hasil riset delapan tahun dengan varietas anggur Shiraz dan Cabernet Sauvignon Bali, memukau juri dengan keseimbangan rasa bunga dan jeruk. Wine ini memperkuat posisi Sababay sebagai pelopor New Latitude Winemaking—pembuatan wine di daerah tropis.

Guillaume Quéron, Kepala Winemaking asal Prancis, menjelaskan, “Kami ingin membuktikan bahwa wine berkualitas bisa lahir dari iklim tropis. Penghargaan ini adalah validasi bahwa Indonesia punya keunikan tersendiri.”

Sababay tidak hanya memproduksi wine, tetapi juga spirit berbasis anggur dan mengelola The House of Sababay—destinasi wisata edukatif di Gianyar, Bali. Pengunjung bisa menikmati wine tasting, melihat proses produksi, dan merasakan pengalaman otentik industri wine lokal.

Nama “Sababay” diambil dari Teluk Saba di Bali, tempat kilang wine ini berdiri. Setiap botolnya merupakan perpaduan antara teknik Eropa dan kekayaan alam Indonesia, dengan semangat memberdayakan petani lokal.

Keberhasilan Sababay juga menonjolkan peran perempuan dalam industri wine yang didominasi laki-laki. Evy Gozali dan ibunya, Mulyati, membuktikan bahwa passion dan konsistensi bisa membawa perubahan besar.

Dari Bali hingga diekspor ke pasar global seperti London, Sababay terus memperluas pengaruhnya. Setiap tegukan wine mereka membawa pesan: Indonesia punya potensi luar biasa di industri wine dunia.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Koperasi Kana meresmikan kantor cabang baru di kawasan Menara Syariah, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten, Senin (25/5).
Ekonomi & Bisnis

Perkuat Ekosistem Bisnis, Koperasi Kana Resmikan Cabang Baru PIK 2

TANGERANG, Bisnistoday - Koperasi Kana meresmikan kantor cabang baru di kawasan Menara...

Tambang Nikel
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Aturan Monopoli SDA Dinilai Bisa Dorong Reindustrialisasi Nasional

JAKARTA, Bisnistoday – Ekonom sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menilai kebijakan pemerintah...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengurus Baru Masyarakat Ekonomi Syariah dikukuhkan, Menkop Sebagai Ketua Harian

JAKARTA, Bisnistoday - Struktur Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (PP MES) periode...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop: Koperasi Alternatif Platform Masa Depan

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan koperasi merupakan platform...