www.bisnistoday.co.id
Senin , 15 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Industri Kecil dan Menengah Bidang Pangan Diminta Penuhi Standar Produksi Bersih dan Aman
Ekonomi & Bisnis

Industri Kecil dan Menengah Bidang Pangan Diminta Penuhi Standar Produksi Bersih dan Aman

IKM Pangan
DIRJEN IKMA,Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisinstoday – Industri kecil dan menengah (IKM), khususnya sektor makanan dan minuman, masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Guna membantu IKM pangan memenuhi standar keamanan pangan dan produksi higienis, Kemenperin bersama PT Arwana Citramulia Tbk, menjalankan program fasilitasi dapur bersih.

“Kami terus berupaya memastikan bahwa IKM pangan dapat tumbuh dan bertransformasi menuju industri yang lebih modern, higienis, dan kompetitif. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk mewujudkan ekosistem industri yang produktif dan berdaya saing,” ujar Menperin Agus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/10).

Menperin menambahkan, dukungan terhadap IKM pangan sangat penting mengingat subsektor ini memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. “Industri makanan dan minuman berkontribusi hingga USD4,4 miliar terhadap ekspor industri pengolahan nonmigas pada Juni 2025, atau setara 23,44% dari total ekspor sektor tersebut. Ini adalah subsektor terbesar kedua setelah industri logam dasar,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) menggandeng PT Arwana Citramulia Tbk dalam penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Fasilitasi Keramik untuk Pembuatan Dapur Bersih bagi Sentra IKM Pangan di Kabupaten Jembrana, Bali. Melalui kerja sama ini, diberikan bantuan 1.765 m² keramik yang diperuntukkan bagi sentra IKM tempe, tahu, garam konsumsi, serta aneka pangan.

Sementara, Direktur Operasional PT Arwana Citramulia Tbk., Edy Suyanto menyampaikan, program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan berbasis prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). “Kami percaya, target pertumbuhan industri 8% sebagaimana dicanangkan dalam Asta Cita dapat tercapai melalui kolaborasi aktif antara pemerintah dan dunia usaha,” ujarnya.

Turut hadir Dirjen Industri Menengah dan Aneka (IKMA), Kemenperin, Reni Yanita, serta Bupati Jembrana turut memberikan apresiasi atas dukungan Kemenperin dan PT Arwana Citramulia Tbk dalam pengembangan IKM daerah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jembrana juga mewajibkan pasar modern di wilayahnya untuk memasarkan produk IKM lokal./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Guru Besar UPI Dorong Efisiensi dan Swasembada Energi Hadapi Kenaikan Harga BBM

BANDUNG, Bisnistoday - Guru Besar Ekonomi Mikro FPEB UPI, Prof. Dr. H....

Mendag Busan
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Mendag Busan Dorong CEO Perusahaan Manufaktur Optimalkan Ajang Bisnis Trade Expo Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak perusahaan manufaktur nasional untuk...

Menperin
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Realisasikan Program Prioritas, Kemenperin Minta Tambah Anggaran Rp1,59 Triliun

JAKARTA, Bisistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemendag Terbitkan Tiga Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis

JAKARTA, Bisnistoday-  Kementerian Perdagangan menerbitkan tiga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang masing-masing...