www.bisnistoday.co.id
Tuesday , 23 June 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kolaborasi Lintas Pihak, Kesehatan Satwa Bandung Zoo Dipastikan Terkendali
Humaniora

Kolaborasi Lintas Pihak, Kesehatan Satwa Bandung Zoo Dipastikan Terkendali

Satwa Gajah di Bandung Zoo
Satwa Gajah di Bandung Zoo
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Upaya penguatan kesehatan dan kesejahteraan satwa di Bandung Zoo terus dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak.

Dalam kunjungannya hari ini Rabu, (29/4), tim veteriner dari Vantara berpartisipasi dalam diskusi teknis bersama tim dokter hewan gabungan yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, RSH Cikole, BBKSDA Provinsi Jawa Barat termasuk tim dokter hewan yang saat ini bertugas di Bandung Zoo.

Diskusi ini bertujuan untuk memperkaya referensi dan pendekatan penanganan kesehatan satwa melalui pertukaran pengetahuan serta pengalaman antarpraktisi, sehingga langkah-langkah yang diambil tetap mengacu pada pertimbangan medis yang komprehensif dan praktik terbaik dalam animal welfare.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung melalui DKPP telah memastikan bahwa kondisi satwa yang ditangani berada dalam keadaan terkendali dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter hewan yang berwenang.

Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menegaskan bahwa penanganan kesehatan satwa dilakukan secara terkoordinasi dan berbasis pada hasil pemeriksaan medis.

“Penanganan satwa dilakukan oleh tim dokter hewan secara terkoordinasi dan terus dipantau perkembangannya. Secara umum kondisi satwa dalam keadaan terkendali dan seluruh langkah penanganan dilakukan berdasarkan pertimbangan medis yang komprehensif. Ke depan, dukungan kolaborasi dari berbagai pihak yang memiliki komitmen terhadap kesehatan dan kesejahteraan satwa tentunya masih sangat kami perlukan,” ujar Gin Gin.

Berita Terkait:Vantara Dukung Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bandung Zoo

Berita Terkait:Bandung Zoo Ditutup Sementara, Pemkot Dorong Semua Pihak Bisa Damai

Dukungan Tim Vantara

Keterlibatan tim Vantara dalam kegiatan ini bersifat kolaboratif, dengan memberikan dukungan teknis dan berbagi pengalaman internasional dalam pengelolaan kesehatan satwa.

Pendekatan ini sejalan dengan berbagai kerja sama yang telah dilakukan Vantara bersama pemerintah Indonesia, termasuk dengan Kementerian Kehutanan dalam penanganan kesehatan satwa liar dan penguatan fasilitas konservasi.

Tim veteriner Vantara, drh. Shafira Permata, menyampaikan bahwa kolaborasi antarpraktisi menjadi elemen penting dalam memastikan kualitas penanganan kesehatan satwa.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk otoritas lokal dan para praktisi veteriner, merupakan kunci dalam memastikan setiap penanganan satwa dilakukan secara tepat dan berbasis pada standar animal welfare yang baik. Kehadiran kami di sini adalah untuk berbagi pengalaman dan mendukung proses yang sudah berjalan,” ujar Shafira.

Selain berpartisipasi dalam diskusi teknis, dalam kunjungan ini Vantara juga menyerahkan dukungan tambahan berupa vitamin dan obat-obatan untuk membantu menjaga ketersediaan kebutuhan medis satwa di Bandung Zoo.

Secara keseluruhan, proses pemantauan dan penanganan kesehatan satwa di Bandung Zoo terus berjalan secara terkoordinasi oleh tim dokter hewan yang berwenang, dengan dukungan berbagai pihak untuk memastikan kesejahteraan satwa tetap menjadi prioritas utama.

Sebagai informasi Vantara adalah inisiatif global berbasis di Jamnagar, Gujarat, India, yang berfokus pada konservasi satwa liar, perawatan kesehatan dan rehabilitasi dengan dukungan fasilitas modern serta tim multidisiplin.

Di Indonesia, Vantara telah bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan dalam penanganan kesehatan satwa liar, termasuk upaya pencegahan Elephant Endotheliotropic Herpes Virus (EEHV) pada gajah Sumatera, serta mendukung penguatan fasilitas konservasi seperti rencana revitalisasi rumah sakit gajah di Sumatera.

Sebagai bagian dari pengembangan kapasitas global, Vantara meresmikan Vantara University pada April 2026 di Jamnagar, Gujarat, institusi pertama di dunia yang mengintegrasikan pendidikan, riset dan praktik konservasi satwa liar serta ilmu kedokteran hewan dalam satu ekosistem terpadu.E2

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

SDN Gunungsitoli
Humaniora

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 18 Satuan Pendidikan di Gunungsitoli Kep.Nias

GUNUNGSITOLI, Bisnistoday - Bagi murid dan guru di Kota Gunungsitoli, revitalisasi sekolah...

Acara bincang kesehatan yang diadakan PTPN III (dok: PTPN)
Humaniora

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menggelar kegiatan kemanusiaan berupa...

STPN Yogya
Humaniora

Mengenal Lebih Dekat Program Studi di Politeknik Agraria STPN

SLEMAN, Bisnistoday - Menentukan program studi (prodi) menjadi salah satu keputusan penting...

Rawa-rawa Mesopotamia yang kini berada di wilayah Irak Selatan. (dok: Unsplash/hasan Majed)
GLOBALHumaniora

Melacak Peradaban, Ilmuwan Telusuri Jejak Sungai Efrat

JAKARTA, Bisnistoday - Seperti halnya Babilonia, kota terbesar di Mesopotamia kuno, Uruk,...