www.bisnistoday.co.id
Jumat , 26 Juni 2026
Home HEADLINE NEWS BI Rate Diperkirakan Masih Bertahan 5,75%
HEADLINE NEWS

BI Rate Diperkirakan Masih Bertahan 5,75%

Bank Indonesia diperkirakan pertahankan BI Rate./
LOGO BANK INDONESIA./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG) dalam waktu dekat ini, diperkirakan masih cenderung mempertahankan BI Rate pada level 5,75%. Pengamat memperkirakan, tekanan eksternal masih cukup kuat serta stimulus dukungan perekonomian nasional juga masih belum terlihat.

“Pilihan terbaik untuk saat ini adalah Bank Indonesia  tetap mempertahankan BI Rate di level 5,75%,” ungkap  Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty LPPI kepada Bisnistoday, di Jakarta, Selasa (22/4).

Ia mengatakan, perkembangan kurs rupiah saat ini dinilai juga masih rentan (vulnerable) terhadap sentimen eksternal yang tidak kondusif. Terutama lantaran tekanan eksternalnya masih kuat terutama dipicu oleh polemik perang tarif yang terus bergulir hingga saat ini yang menciptakan ketidakpastian baru pasca pandemi Covid-19.

“Diperkirakan dalam situasi dan kondisi ekonomi dan geopolitik global yang sedang tidak baik-baik saja, sebaiknya stance kebijakan moneter lebih ke stance pro stabilitas  yakni menjaga kestabilan nilai tukar rupiah, meskipun inflasi domestik relatif rendah.”

Baca Juga : Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional, BI Rate Bertahan di Level 5,75%

Ryan mengutarakan, jangka waktu penunaan pengenaan tarif resiprokal oleh Trump selama 90 hari sejak 9 April lalu justru memperpanjang ketidakpastian. Jadi sikap BI adalah mixed policy (bauran kebijakan) sebagai kebijakan yang tepat, terukur dan preemptive, yaitu hawkish policy (tahan suku bunga acuan atau BI Rate) untuk pro stability dan dovish policy (pelonggaran kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran) yang pro growth.

“Bagi pelaku usaha, kestabilan kurs rupiah menjadi sangat penting terkait dengan penyusunan strategi pengembangan bisnis baik untuk eskportir maupun importir.”

Melalui bauran kebijakan BI tersebut, kata Ryan, diharapkan industri perbankan dan sektor riil tetap ekspansi secara terukur, hati-hati dan terarah. Pelaku usaha tetap harus optimis disertai sikap waspada yg tinggi untuk akomodatif dan antisipatif terhadap dinamika lingkungan ekonomi global dan lokal.

“Kalau pun BI akan menurunkan BI Rate, itu pun hanya sebesar 25 bps menjadi 5,5%, mungkin saja opsi ini bisa dilakukan meskipun peluangnya lebih kecil dibandingkan dgn opsi BI menahan BI Rate. Tapi saya cenderung BI Rate tetap bertahan di 5,75%.”//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

TOl MBZ
HEADLINE NEWSHukum

Praktisi Konstruksi : Kasus Proyek Tol MBZ Ingatkan Profesionalitas Tugas Insinyur dan Layanan Masyarakat

JAKARTA, Bisnistoday – Praktisi bidang konstruksi mengaku tercoreng muka industri jasa konstruksi...

Diskusi Keuangan
HEADLINE NEWS

Pengamat Ekonomi Soroti UU P2SK Baru Berpotensi Ancam Sistem Keuangan

JAKARTA, Bisnistoday – Pengamat ekonomi berpandangan bahwa keberadaan Pasal 50A dalam Undang-Undang Pengembangan...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

IHSG Anjlok, Sentimen MSCI Downgrade Pasar Saham Masih Kuat

JAKARTA, Bisnistoday – Pengamat saham memperkirakan pasar saham di Indonesia masih tetap...

GT Banyudono
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kementerian PU Pastikan Sepuluh Ruas Tol Baru Beroperasi Fungsional Jelang Nataru

JAKARTA, Bisnistoday– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol...