www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 18 April 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Butuh Kesadaran Orang Tua untuk Terhindar dari Ancaman Stunting Pada Anak
Sport & Health

Butuh Kesadaran Orang Tua untuk Terhindar dari Ancaman Stunting Pada Anak

Pencegahan Stunting
PROGRAM Pencegahan Stunting./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Stunting pada anak masih menjadi tantangan kesehatan yang dihadapi keluarga Indonesia. Prevalensi stunting pada anak Indonesia saat ini masih perlu diwaspadai dimana berdasarkan data SKI 2023 dilihat bahwa 1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting. Berbagai penyebab dalam permasalahan ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman, rendahnya pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin karena kesadaran masyarakat dan terbatasnya akses ke fasilitas kesehatan.

Tanpa penanganan yang tepat, permasalahan stunting akan bisa dapat mempengaruhi kesehatan anak di masa depan, sehingga dapat menghambat cita-cita bangsa untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Untuk itu, akses nutrisi yang cukup serta didukung dengan skrining dan edukasi seputar pentingnya pemenuhan zat besi menjadi hal yang krusial untuk dilakukan dalam upaya mencegah anemia dan stunting pada anak.

Dokter Spesialis Anak, dr. Agnes Tri Harjaningrum, MsC, Sp.A mengatakan,  bahwa kejadian stunting pada anak bahkan dapat dicegah sejak ibu hamil, lalu di 1000 hari pertama, harus diperhatikan betul asupan nutrisi dan pemantauan pertumbuhannya, karena jika sudah terlanjur stunting dan tidak diperbaiki di usia balita, dampaknya bisa berlanjut hingga dewasa.

Oleh karena itu, menurutnya, selain edukasi berkelanjutan mengenai dampak stunting, serta terus meningkatkan skrining secara berkala, penting juga untuk memperhatikan asupan nutrisi yang tepat seperti konsumsi tinggi protein hewani untuk cukupi kebutuhan protein harian anak agar terhindar dari stunting.

“Hal inilah yang perlu menjadi perhatian kita semua, tidak hanya bagi orangtua dan pemerintah, tetapi juga pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk melawan dan mencegah stunting yang dapat menghambat terwujudnya generasi emas Indonesia 2045.”

Program Satu Telur Sehari

Corporate Communications General Manager Alfamart, Rani Wijaya mengatakan, Alfamart terus melanjutkan komitmen untuk membantu para ibu dan anak Indonesia melalui berbagai program sosial yang dapat dirasakan langsung. 2024 lalu Alfamart sukses menjalankan program satu telur sehari di 12 lokasi kota/kabupaten selama 3-6 bulan.

“Di tahun 2025, Alfamart akan menjalankan program ini lebih masif lagi dengan 24 lokasi menjadi fokus utama dalam membantu menurunkan angka prevalensi pada anak. Ditambah dukungan dari Sarihusada berupa edukasi dan skrining gizi, ini akan memaksimalkan upaya kita bersama,” ujar Rani.

Corporate Communications Director Sarihusada, Arif Mujahidin menyampaikan dalam upaya untuk mendukung penurunan angka stunting di Indonesia, Sarihusada telah banyak melakukan inisiatif berkolaborasi dengan berbagai mitra.

“Kolaborasi multipihak merupakan sebuah komitmen lanjutan dari Sarihusada sebagai perusahaan yg berfokus untuk menyediakan nutrisi di setiap tahapan kehidupan yakni susu untuk fase kehamilan, susu pertumbuhan anak, susu keluarga serta nutrisi untuk kondisi medis khusus demi mewujudkan Generasi Emas 2045,” tuturnya.

Healthcare Nutrition Marketing & Strategy Director Sarihusada, Angelia Susanto menambahkan dalam program Generasi Maju Bebas Stunting (GMBS) telah mengusung ‘3 Langkah MAJU (3LM)’ dengan Mengukur tinggi dan berat secara teratur, AJak konsultasi ke dokter, dan Upayakan beri nutrisi teruji klinis.

Adapun dukungan skrining dan edukasi yang kami berikan dalam program ini sejalan dengan target kami untuk menjangkau 1 juta anak yang terskrining status gizi dan mendukung pemerintah dalam upaya mengatasi permasalahan stunting sedini mungkin, dan memberikan intervensi yang tepat.

Sejalan dengan itu, Alfamart bersama Sarihusada meluncurkan program bersama bertajuk “Bantuan Nutrisi Untuk Anak Bangsa” bertepatan pada momentum Hari Gizi Nasional 2025 yang diselenggarakan di gerai Alfamart Raya Solear, Kabupaten Tangerang (30/1).

Peluncuran ini sejalan dengan program “Satu Telur Sehari” Alfamart selama enam bulan penuh di 24 lokasi di kota/kabupaten yang menyasar lebih dari 1.000 anak yang terindikasi stunting dan menjadi fokus dalam upaya menurunkan angka prevalensi stunting anak di Indonesia./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

zat besi
Sport & Health

Cegah Anemia Dengan Mencukupi Kebutuhan Zat Besi

JAKARTA, Bisnistoday- Kemampuan kognitif seperti fokus/konsentrasi dan daya ingat, memegang peranan penting...

Bandung
Sport & Health

Hasil Survei : Layanan Kesehatan di Bandung Raih Kepuasan Tertinggi 85,9%

BANDUNG, Bisnistoday - Sektor kesehatan menjadi layanan publik dengan tingkat kepuasan tertinggi...

Wings
Sport & Health

Catat Tanggalnya! ISOPLUS Run Series 2026 Bakal Digelar di Jakarta dan Surabaya

JAKARTA, Bisnistoday — ISOPLUS, minuman isotonik produksi WINGS Food, akan kembali menggelar...

Sport & Health

Pemeriksaan Biometri, Kunci Penglihatan Tajam Pasca Operasi Katarak

JAKARTA, Bisnistoday - Salah satu penyebab kebutaan terbanyak di dunia adalah katarak....