JAKARTA, Bisnistoday – Setelah sukses merilis lagu-lagu terbaru setiap bulannya, Andrean kembali hadir dengan single koplo anyar bertajuk Ono Sing Duwe. Kali ini, penyanyi asal Yogyakarta ini menggandeng Syahiba Saufa, penyanyi koplo kenamaan asal Jawa Timur, untuk berduet dalam lagu yang penuh nuansa khas musik daerah tersebut.
Lagu Ono Sing Duwe merupakan karya dari Ary Irawan, vokalis band Goliath, yang sebelumnya menulis lagu ini dalam bahasa Indonesia. Namun, untuk memberikan warna yang lebih kental dengan budaya lokal, lirik lagu ini akhirnya diubah menjadi bahasa Jawa. Dalam proses produksinya, Andrean memilih Brili Al Malik, produser musik asal Yogyakarta yang terkenal dengan keahliannya menggarap lagu bergenre koplo, untuk memberikan sentuhan musik yang autentik.
Kolaborasi antara Andrean, Brili Al Malik, dan Bimo Maxim—yang juga bertindak sebagai promotor musik Andrean—terbukti berjalan lancar dan menghasilkan sebuah lagu dengan produksi yang relatif cepat. Salah satu tantangan terbesar dalam proyek ini adalah menemukan pasangan duet yang pas, dan pilihan tersebut jatuh pada Syahiba Saufa. Penyanyi koplo asal Banyuwangi ini dianggap sangat tepat untuk berkolaborasi dengan Andrean, mengingat pengalamannya yang luas di dunia musik koplo Jawa Timur.
“Setiap kali saya membawakan lagu koplo, respons dari penonton selalu luar biasa. Bahkan saat saya tampil di Jeddah, Arab Saudi, antusiasme mereka terhadap lagu koplo sangat besar. Itu yang membuat saya semakin yakin untuk terus menciptakan lagu-lagu koplo,” ujar Andrean, saat peluncuran single kolaborasi di kawasan Cinere, Depok, baru-baru ini.
Selain itu, Andrean juga menambahkan bahwa ia merasa keputusan untuk melibatkan musisi Yogyakarta dalam pembuatan lagu ini adalah pilihan yang tepat. “Lagu yang menggunakan bahasa Jawa akan terasa lebih autentik jika digarap oleh musisi yang sudah terbiasa dengan genre koplo,” lanjutnya.
Proses syuting video musik Ono Sing Duwe pun berlangsung seru, dengan lokasi pengambilan gambar di berbagai tempat ikonik di pinggiran Yogyakarta. Bimo Maxim, yang juga menyutradarai video klip ini, mengungkapkan bahwa penggarapan video berjalan sangat lancar.
“Andrean, Syahiba, dan seluruh talent yang terlibat sangat kooperatif. Ini membuat proses produksi video terasa menyenangkan dan tanpa hambatan berarti,” kata Bimo.




