www.bisnistoday.co.id
Minggu , 12 April 2026
Home LIFESTYLE Hidangan di Tahun Baru Imlek Apa Saja?
LIFESTYLEWisata & Kuliner

Hidangan di Tahun Baru Imlek Apa Saja?

Mengenal hidangan tahun baru Imlek sebagai perayaan spesial masyarakat Tionghoa.

MAKANAN IMLEK : Spesial hidangan makanan di tahun baru Imlek.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday  – Sebagai perayaan pada tahun baru special tentunya masyarakat Tionghoa tidak melewakan begitu saja. Hidangan tertentu dimakan selama Tahun Baru Imlek karena makna simbolisnya.

Makanan keberuntungan disajikan selama musim festival 16 hari, terutama pada makan malam Tahun Baru Imlek di malam tahun baru, yang diyakini membawa keberuntungan untuk tahun yang akan datang.

 Simbol keberuntungan dari makanan tradisional Tahun Baru Imlek ini didasarkan pada pengucapan atau penampilannya. Tidak hanya hidangan itu sendiri yang penting, tetapi juga persiapan, serta cara penyajian dan makan sangat berarti.

Makanan Tahun Baru Imlek yang paling umum termasuk pangsit, ikan, lumpia, dan niangao. Berikut hidangan penting sarat keberuntungan untuk menyambut Imlek dikutip dari China Highlights pada Minggu:

1. Ikan
Dalam adat Tionghoa, kata “ikan” sendiri memiliki sebutan “yu” yang berarti rezeki yang melimpah.

Orang Tionghoa selalu ingin memiliki surplus di akhir tahun, karena mereka mengira jika mereka berhasil menabung di akhir tahun, maka mereka dapat menghasilkan lebih banyak di tahun berikutnya.

  1. Pangsit
    Pangsit Cina atau Chinese Dumplings umumnya terdiri dari daging cincang dan sayuran cincang halus yang dibungkus dengan adonan kulit yang tipis dan elastis.

    Tambalan yang populer adalah daging babi cincang, udang potong dadu, ikan, ayam giling, daging sapi, dan sayuran yang dimasak dengan cara direbus, dikukus, digoreng atau dipanggang.

    Legenda mengatakan bahwa semakin banyak pangsit yang Anda makan selama perayaan Tahun Baru, semakin banyak uang yang dapat Anda hasilkan di Tahun Baru.

    3. Ayam Utuh
    Ayam adalah sebutan untuk “ji” yang berarti keberuntungan dan kemakmuran.

    Ayam atau juga bebek biasanya disajikan secara utuh termasuk kepala dan kaki, untuk melambangkan kesatuan dan keutuhan, sekaligus menandakan awal dan akhir yang baik untuk tahun ini.

    4. Kue Keranjang
    Kue Keranjang adalah salah satu makanan keberuntungan yang dimakan pada malam Tahun Baru Imlek.

    Dalam bahasa Tionghoa, kue beras ketan terdengar seperti artinya “semakin tinggi dari tahun ke tahun”.

    Dalam benak orang Tionghoa, ini berarti semakin tinggi Anda, semakin makmur bisnis Anda merupakan peningkatan umum dalam hidup./Ant

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

AHPEK Kopitiam
Wisata & Kuliner

AHPEK Kopitiam Depok: Perpaduan Rasa Authentic dan unik yang Bikin Penasaran

JAKARTA, Bisnistoday - Ditengah ramainya kawasan Margonda, Depok, hadir sebuah destinasi kuliner...

Vape atau Pod
HumanioraLIFESTYLELingkunganTrends & Mode

Limbah Vape Menimbulkan Masalah Lingkungan di Inggris

JAKARTA-Bisnistoday: Penggunaan vape dan pod masih menjadi permasalahan di sejumlah negara. Selain...

LIFESTYLERona & Film

Pilgrimage Music & Cultural Festival 2026 Batal Digelar

JAKARTA-Bisnistoday: Panitia penyelenggara Pilgrimage Music & Cultural Festival 2026, memutuskan tidak menggelar...

LIFESTYLEWisata & Kuliner

Hikiniku to Come Buka Restoran Pertamanya di Jakarta

JAKARTA-Bisnistoday: Jika Anda penyuka hamburg mungkin bisa datang ke Hikiniku to Come. ...