www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 April 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Ditutup Menguat Tipis
Bursa

IHSG Ditutup Menguat Tipis

IHSG pada perdagangan Senin (15/8) ditutup menguat tipis
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (15/8) ditutup meguat 4,93 poin ke posisi 6.915,10. Sementara indeks LQ45 turun 2,41 poin ke posisi 966,24.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (15/8) menyebutkan, pada perdagangan hari ini IHSG bergerak variatif di tengah bayangan pergerakan bursa regional Asia yang bergerak mixed.

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia sebesar 1,31 miliar dolar AS pada Juli 2023.

Meskipun mengalami surplus, namun mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yang mencatatkan surplus 3,46 miliar dolar AS.

Baca juga: Ekonomi Domestik Membaik, IHSG Ditutup Menguat

Dari mancanegara, indeks bursa regional Asia cenderung variatif seiring rilis data China Juli 2023, yang mana data produksi industri, penjualan ritel masing-masing tumbuh sebesar 3,7 persen dan 2,1 persen, atau lebih rendah dibandingkan sebelumnya masing-masing sebesar 4,4 persen dan 3,1 persen.

Sementara itu, ekonomi Jepang naik 1,5 persen secara quartal to quartal (qoq) pada kuartal II- 2023, di atas perkiraan pasar 0,8 persen dan berakselerasi dari pertumbuhan 0,9 persen pada kuartal I-2023.

Pertumbuhan tersebut di dorong oleh kontribusi positif dari perdagangan bersih seiring pulihnya ekspor, sehingga secara tahunan, ekonomi tumbuh 6,0 persen, dari sebelumnya 3,7 persen.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat di mana sektor energi paling tinggi yaitu 2,13 persen, diikuti sektor barang infrastruktur dan sektor teknologi naik masing-masing 1,53 persen dan 1,02 persen.

Sedangkan tiga sektor turun yaitu sektor industri turun paling dalam yaitu minus 0,31 persen, diikuti sektor kesehatan dan transportasi & logistik masing-masing minus 0,25 persen dan minus 0,02 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar, yaitu HUMI, ARII, BBRM, IPTV, dan LEAD. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni INET, HBAT, COAL, FOLK, dan SMIL.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.114.308 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,26 miliar lembar saham senilai Rp10,66 triliun. Sebanyak 263 saham naik, 264 saham menurun, dan 222 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini, antara lain indeks Nikkei menguat 179,00 poin atau 0,56 persen ke 32.238,90, indeks Hang Seng melemah 192,44 poin atau 1,03 persen ke 18.581,10, indeks Shanghai melemah 2,25 poin atau 0,07 persen ke 3.176,18, dan indeks Strait Times melemah 14,96 poin atau 0,46 persen ke 3.232,74./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Kembali Terguncang, Sentimen Negosiasi AS dan Iran Masih Buntu

JAKARTA, Bisnistoday – Sentimen global masih mendominasi arah pergerakan Indeks Harga Saham...