www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Kembali Terperosok
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Kembali Terperosok

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Kamis (02/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (28/2) ditutup melemah 11,54 poin ke posisi 7.843,2. Sementara indeks LQ45 turun 5,11 poin ke posisi 942,9.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekurtas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa (28/2) menyebutkan, pada perdagangan hari ini IHSG cenderung lesu dan berlawanan arah dengan indeks bursa global yang menguat di tengah rilis indeks manufaktur yang tertekan semakin dalam.

Dari mancanegara, Jepang membawa katalis positif yang mana penjualan ritel bulanan terakselerasi sebesar 1,9 persen year on year (yoy) dari sebelumnya terkontraksi cukup dalam hingga minus 4 persen.

Hal tersebut membawa angka tahunannya terakselerasi sebesar 6,3 persen dari sebelumnya sebesar 3,8 persen.

Adapun, kedua capaian tersebut secara bulanan maupun tahunan mampu berada di atas ekspektasi pasar yang masing-masing sebesar 1,5 persen dan 4 persen.

Dengan penjualan ritel yang meningkat dan tingkat inflasi Jepang yang sudah berada di level 4 persen, bisa dipertimbangkan kebijakan moneter yang agresif dalam waktu dekat.

Dari dalam negeri, pasar bersiap menantikan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait inflasi Februari 2023 pada Rabu (1/3), yang bersamaan dengan laporan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia periode Februari 2023.

Dibuka menguat, IHSG cenderung bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor industri paling tinggi yaitu 3,46 persen, diikuti sektor transportasi dan sektor energi naik masing-masing 2,83 persen dan 1,46 persen.

Sedangkan, lima sektor terkoreksi dimana infrastruktur turun paling dalam yaitu 0,96 persen, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor keuangan yang masing-masing turun 0,62 persen dan 0,42 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu FUTR, BABP, SINI, UNTR dan MYTX. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni WIRG, TAYS, TRIS, PADA, dan BSBK.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.236.850 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,75 miliar lembar saham senilai Rp14,63 triliun. Sebanyak 230 saham naik, 284 saham menurun, dan 222 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 21,60 poin atau 0,08 persen ke 27.445,6, indeks Hang Seng melemah 157,57 poin atau 0,79 persen ke 19.785,9, 27.424,0, indeks Shanghai menguat 21,58 poin atau 0,66 persen ke 3.279,6, dan indeks Strait Times menguat 1,63 poin atau 0,05 persen ke 3.264,8./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...