JAKARTA, Bisnistoday- Setelah pada perdagangan hari sebelumnya melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (26/7) ditutup menguat 13,13 poin ke posisi 6.871,54, sementara indeks LQ45 naik 1,35 poin ke posisi 968,48. Kenaikkan IHSG kali ini sering dengan aksi beli oleh investor asing.
Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya, Selasa (26/7) menyebutkan, para pelaku pasar dan investor tampaknya bersikap realistis menjelang kenaikan suku bunga acuan The Fed pada akhir pekan ini yang diperkirakan ada kenaikan suku bunga besar lainnya untuk mengurangi infasi di Amerika Serikat (AS).
Sementrara itu Pemerintah China terus berupaya pemulihan ekonomi dengan sisa waktu tahun ini dimana pemerintah akan meningkatkan dukungan keuangan untuk perusahaan budaya dan pariwisata dengan mengarahkan lebih banyak kredit ke sektor-sektor yang sangat terpengaruh oleh wabah Ccovid-19.
Hal tersebut membuat pelaku pasar dan investor memberikan pandangan positif dan optimistis ekonomi China akan bangkit dan pulih.
Sementara dari dalam negeri, pemerintah kembali memberikan stimulus perpajakan yaitu dengan perpanjangan insentif pajak hingga akhir 2022. Pemerintah memperpanjang pemberian insentif pungutan PPh pasal 22 impor dan fasilitas PPh bagi sumber daya manusia di bidang kesehatan, pengurangan angsuran PPh pasal 25, dan PPh final jasa konstruksi. Perpanjangan insentif pajak tersebut sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional.
Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dengan sektor energi naik paling tinggi 1,21 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor infrastruktur masing-masing naik 0,97 persen dan 0,76 persen.
Sedangkan enam sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 2,37 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang konsumen primer masing-masing turun 0,69 persen dan 0,49 persen.
Sepanjang hari ini Indeks LQ45 bergerak menguat. Saham-saham yang mendominasi penguatan yaitu BBRI, BMRI, ADRO, TBIG, BBNI. Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni GOTO, BRPT, EMTK, CPIN, TPIA.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp1,58 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah jual bersih Rp10,41 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.409.369 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 54,7 miliar lembar saham senilai Rp13,36 triliun. Sebanyak 239 saham naik, 260 saham menurun, dan 191 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 44,04 poin atau 0,16 persen ke 27.655,21, Indeks Hang Seng naik 342,94 poin atau 1,67 persen ke 20.905,88, dan Indeks Straits Times meningkat 11,65 poin atau 0,37 persen ke 3.192,12./







































