www.bisnistoday.co.id
Senin , 16 Maret 2026
Home BURSA & KORPORASI Investor Tunggu Keputusan PPKM, IHSG dan Rupiah Melemah
BURSA & KORPORASI

Investor Tunggu Keputusan PPKM, IHSG dan Rupiah Melemah

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (27/2) merosot
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dan kurs rupiah pada perdagangan Senin (9/8) ditutup terkoreksi. Pelaku pasar menanti keputusan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berakhir pada hari ini.

IHSG ditutup melemah 75,98 poin ke posisi 6.127,46, dan indeks LQ45 turun 12,39 poin  ke posisi 831,75. Sementara kurs rupiah terkoreksi 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.363 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.353 per dolar AS.

Menurut analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana koreksi IHSG kali karena investor cenderung wait and see untuk pengumuman PPKM. “Namun demikian, pemberlakuan PPKM ini kami perkirakan tidak mempengaruhi IHSG terlalu besar,” kata dia seperti dilansir Antara, Senin (9/8).

Dibuka menguat tipis, IHSG bergerak variatif pada sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG terus berada di zona merah hingga akhirnya ditutup melemah.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dimana sektor barang barang baku turun paling dalam yaitu minus 2,02 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor infrastruktur masing-masing minus 1,57 persen dan minus 1,54 persen.

Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen non primer masing-masing sebesar 2,24 persen dan 0,71 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” sebesar Rp720,98 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.156.971 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,05 miliar lembar saham senilai Rp20,37 triliun. Sebanyak 157 saham naik, 357 saham menurun, dan 142 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Hang Seng naik 104,04 poin atau 0,09 persen ke 26.283,4 dan indeks Shanghai meningkat 36,4 poin atau 1,05 persen ke 3.494,63. Sedangkan bursa saham Singapura dan Jepang libur.
 

Rupiah Melemah

Kurs rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (9/8) 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.363 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.353 per dolar AS.

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin mengatakan, pelaku pasar juga memandang positif pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif pada kuartal II 2021 yaitu mencapai 7,07 persen (yoy). Meski demikian, kekhawatiran kembali terkontraksinya ekonomi pada semester II 2021 juga muncul seiring merebaknya varian delta.

“Untuk faktor eksternal yaitu efek positif data tenaga kerja AS baik tingkat pengangguran, non farm payroll, pendapatan per jam di AS yang secara keseluruhan menunjukkan hal yang positif, akan memberikan dorongan terhadap penguatan indeks dolar berada pada 92,78 per hari ini,” kata Nanang.

Di tengah membaiknya data ekonomi AS, lanjut Nanang, pelaku pasar juga terus mencermati sinyal dari bank sentral AS The Fed, terkait pengetatan stimulus atau tapering.

Pada rapat terakhirnya pada minggu lalu, The Fed menyatakan tapering tidak akan segera dilakukan dalam waktu dekat mengingat laju inflasi dan data ekonomi yang kurang begitu baik.

“Di satu sisi, pekan ini akan dirilis data indeks konsumen dan indeks data produsen pada Rabu dan Kamis,” ujar Nanang.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.370 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.363 per dolar AS hingga Rp14.385 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin melemah ke posisi Rp14.378 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.369 per dolar AS./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Luncurkan Logo Baru dan Identitas Visual Perusahan

JAKARTA, Bisnistoday – PT Asuransi BRI Life mengumumkan perubahan logo perusahaan sebagai...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Catat Pertumbuhan Signifikan, Raih Laba Rp954 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life membukukan pertumbuhan bisnis yang signifikan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Kembali Meraih Penghargaan “Indonesia Best Digital Innovation Award 2025”

JAKARTA, Bisnistoday – BRI Life meraih penghargaan Indonesia Best Digital Innovation 2025...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Telkomsat Dorong Ekosistem Satelit Berdaya Saing Global

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan pengelolaan...