www.bisnistoday.co.id
Jumat , 18 September 2026
Home EKONOMI Kementerian PUPR Libatkan 300 Ribu Warga Melalui Program PKT
EKONOMI

Kementerian PUPR Libatkan 300 Ribu Warga Melalui Program PKT

Pemerintah libatkan warga untuk mengerjakan pembangunan infrastruktur wilayah melalui program PKT Kementerian PUPR, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada TA 2021 melanjutkan program infrastruktur kerakyatan yang dilakukan melalui skema Padat Karya Tunai (PKT/cash for work). Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi untuk memperluas anggaran program padat karya dalam rangka mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak Pandemi COVID-19.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, refocusing program TA 2021 salah satunya digunakan untuk program Padat Karya Tunai (PKT) yakni dari semula Rp 12,18 triliun menjadi Rp 23,24 triliun. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi untuk memperluas anggaran program padat karya dalam rangka mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak Pandemi COVID-19.

“Terdapat 20 kegiatan yang diharapkan dapat menyerap 1,23 juta tenaga kerja untuk mempercepat pemulihan ekonomi, sehingga akan memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional pasca Pandemi COVID-19,” kata Menteri Basuki di Jakarta, Rabu (21/9).

Berita Terkait : Anggota DPR Minta Program PKT Dilaksanakan Serius

Salah satu program PKT yang dilaksanakan di Kementerian PUPR adalah pada bidang Cipta Karya/permukiman dengan alokasi semula sebesar Rp5,29 triliun dengan target serapan 219.821 tenaga kerja meningkat menjadi Rp5,7 triliun.

Tercatat berdasarkan data hingga 21 September 2021 realisasi padat karya bidang permukiman yang sudah dilaksanakan sebesar 81,5% senilai Rp 4,5 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 324.554 orang yang lebih besar dari target semula.

Pembangunan infrastruktur permukiman dengan skema PKT salah satunya dilaksanakan melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). Pada TA 2021 Pamsimas dilaksanakan di 5.809 lokasi dengan total anggaran  sebesar Rp1,41 triliun. Tercatat hingga saat ini pelaksanaan PKT Pamsimas sudah 84% dengan serapan tenaga kerja sebanyak 43.967 orang.

Sedangkan untuk program Sanimas dialokasikan anggaran Rp900 miliar. Kegiatan PKT ini diantaranya dilaksanakan dengan pembangunan prasarana mandi cuci kakus (MCK), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kombinasi dengan MCK dan Sambungan Rumah (SR). Hingga saat ini progres pelaksanaan PKT Sanimas sudah 89,3% dengan serapan tenaga kerja sebanyak 43.253 orang.

Berita Tetkait : 2022, Anggaran Kementerian PUPR Fokus Pemulihan Ekonomi

Pada TA 2021 ini Ditjen Cipta Karya juga melaksanakan kegiatan pembangunan 6.000 unit bangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Pondok Pesantren/LPK yang tersebar di seluruh Indonesia dengan anggaran sebesar Rp1,2 triliun tersebar di 6.000 lokasi. Program ini meliputi pembangunan bangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan kakus/toilet, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian serta instalasi pengolahan air limbah domestik, dengan progres saat ini sudah terlaksana 64,3% dengan serapan 36.345 tenaga kerja.

Kegiatan PKT bidang permukiman selanjutnya adalah Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang pada tahun 2021 akan menjangkau 1.500 lokasi dengan alokasi anggaran sebesar Rp 900 miliar. Progresnya saat ini sudah terlaksana sebesar 83,7% dengan serapan tenaga kerja sebanyak 22.830 orang.

Program PKT bidang permukiman juga dilakukan melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang pada tahun 2021 dilaksanakan di 2.099 lokasi senilai Rp 977 miliar. Progresnya hingga saat ini sudah terserap 90,2% senilai Rp 888 miliar untuk di 2.001 lokasi dengan serapan tenaga kerja 149.166 orang. KOTAKU dilakukan melalui pembangunan Infrastruktur Skala Lingkungan reguler berupa perbaikan saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, dan pembangunan septic tank biofil komunal, juga rehabilitasi.

Berita Terkait : Kuartal II 2021, Program Padat Karya Tunai Serap 755 Ribu Pekerja

Terakhir program PKT bidang permukiman dilaksanakan dengan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang pada tahun 2021 dilaksanakan di 162 lokasi dengan anggaran Rp97,2 miliar. Saat ini sudah terserap 3.938 tenaga kerja dengan anggaran yang sudah tersalurkan 99%. Selain itu sejumlah pekerjaan kontraktual juga dialokasikan dengan pola padat karya dengan alokasi Rp208 miliar, dengan progres saat ini sebesar 78,11% yang telah menyerap 25.588 tenaga kerja./ADV

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...

EKONOMIEnergi

Listrik Jampang Sukabumi Belum Merata, DPRD Jabar Dorong Akses hingga Pedalaman

BANDUNG, Bisnistoday – Infrastruktur kelistrikan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan...

EKONOMI

VinFast Hadir di GIIAS Bandung 2026, Bawa Ekosistem Mobil Listrik dan Promo Menarik

BANDUNG, Bisnistoday -  VinFast turut meramaikan GIIAS Bandung 2026 dengan menghadirkan rangkaian...

Menteri Luar Negeri Inggris El Miliband (dok: Radionewshub.com)
EKONOMI

Inggris Kecam dan Siapkan Sanksi untuk Israel

JAKARTA, Bisnistoday – Inggris menuduh tindakan para pemukim Israel di Tepi Barat...