www.bisnistoday.co.id
Selasa , 12 Mei 2026
Home EKONOMI Kinerja Industri Jadi Tumpuan Pertumbuhan
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kinerja Industri Jadi Tumpuan Pertumbuhan

KINERJA INDUSTRI bertahan positif ditengah krisis global.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pertumbuhan industri manufaktur nasional meneruskan sinyal positifnya. Hal tersebut tercermin dalam Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Februari 2023 yang berada pada fase ekspansi dengan capaian sebesar 52,32, konsisten meningkat sejak November 2022. IKI Februari 2023 menunjukkan kenaikan nilai ekspansi yang cukup signifikan sebesar 0,78 poin dibandingkan Januari 2023.

“Angka IKI yang konsisten meningkat dalam empat bulan terakhir menandakan bahwa prospek pertumbuhan industri pengolahan dalam negeri di tahun 2023 terus terjaga, meski perlambatan pertumbuhan perekonomian global diprediksi masih akan berlanjut pada 2023,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif saat rilis IKI Februari 2023 di Jakarta, Selasa (28/2).

Peningkatan nilai IKI ditopang oleh peningkatan jumlah subsektor yang mengalami ekspansi. Terdapat 16 subsektor industri yang mengalami ekpansi dengan share 87,7% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. Dari 16 subsektor tersebut, empat subsektor di antaranya mengalami perubahan fase dari kontraksi ke ekspansi. Keempat subsektor tersebut adalah Pencetakan dan Reproduksi Rekaman, Karet, Barang dari Karet dan Plastik, Barang Galian Bukan Logam, dan Komputer, Barang Elektronik dan Optik.

IKI dibentuk oleh tiga variable, yaitu pesanan baru, produksi dan persediaan produk. Peningkatan nilai IKI bulan Februari 2023 terjadi pada seluruh variabel pembentuk IKI dan utamanya masih didominasi oleh pesanan domestik.

Variable Meningkat

Variabel Pesanan Baru meningkat dari 51,14 menjadi 52,81, variabel Produksi meningkat dari 50,35 menjadi 51,37, dan variabel Persediaan Produk menurun dari 54,34 pada Januari 2023 menjadi 52,51 pada Februari 2023. Penurunan persediaan menandakan produk-produk manufaktur hasil produksi sudah didistribusikan ke pasar.

“Selain itu, pada Februari 2023 terdapat 47,1% pelaku usaha yang menyatakan kondisi kegiatan usahanya stabil dan sebanyak 29,0% pelaku usaha yang menyatakan kondisi kegiatan usahanya mengalami peningkatan,” ujar Febri.

IKI juga menggambarkan optimisme berusaha para pelaku usaha dalam enam bulan ke depan (Maret-Agustus 2023). Febri menjelaskan, sebanyak 89,2% pelaku usaha menyatakan optimis dan stabil terhadap kondisi usaha industri selama enam bulan ke depan. Angka ini konsisten meningkat dari sejak November 2022.

Optimisme pelaku usaha bahwa kondisi pasar akan membaik didukung oleh kebijakan pemerintah pusat yang lebih baik, meski perekonomian global pada 2023 diperkirakan mengalami perlambatan. Seiring meningkatnya optimisme pelaku usaha, persentase pesimisme pelaku usaha mengalami penurunan dari 13,60% pada Januari 2023 menjadi 10,81% pada Februari 2023./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sakina Rosellasari
Ekonomi & Bisnis

Sektor UMKM Menyumbang 20 Persen Total Investasi Jateng

SEMARANG ,Bisnistoday, - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu...

Salah satu SPBU di AS (dok_Unsplash/Shawnclark)
EKONOMIEnergiGLOBALKawasan Global

Antisipasi Lonjakan Harga, Trump akan Pangkas Pajak Bensin

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan mengurangi pajak...

Produksi Buah
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Buah Tropis Membuka Peluang Usaha Menjanjikan

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian memperkuat program hilirisasi dengan melibatkan industri kecil...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Gandeng Sejumlah K/L dan Pemprov DKI Jakarta Perkuat KDKMP

JAKARTA, Bisnistoday – Sejumlah Kementerian/ Lembaga mulai dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan...