www.bisnistoday.co.id
Selasa , 30 Juni 2026
Home EKONOMI Menkop Gandeng Sejumlah K/L dan Pemprov DKI Jakarta Perkuat KDKMP
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Gandeng Sejumlah K/L dan Pemprov DKI Jakarta Perkuat KDKMP

Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menunjukkan dokumen MOU usai penandatangan dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji dan Wakil Menteri/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Senin (11/5) di Jakarta.
Social Media


JAKARTA, Bisnistoday – Sejumlah Kementerian/ Lembaga mulai dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Badan Standardisasi Nasional (BSN), BPJS Ketenagakerjaan, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
turut memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program prioritas nasional.

Hal tersebut disampaikan Menkop Ferry dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dengan sejumlah kementerian, lembaga, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (11/5) melalui siaran pers.

“Kita harus membangun super tim sehingga mudah-mudahan dengan kolaborasi dan tim yang kuat, kita bisa menyukseskan berbagai program yang dilaksanakan pemerintah,” ujar Menkop dalam sambutannya.

Baca juga: Berpengalaman 75 Tahun, Kemenkop Gandeng CDF Canada Kembangkan Koperasi di Indonesia

Menkop menegaskan fokus utama dari kolaborasi ini adalah penguatan terhadap program prioritas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menkop mengatakan kerja sama tersebut, antara lain bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dalma bentuk produk hasil kelompok perempuan desa akan diinkubasi, dibiayai, dan dipasarkan melalui gerai koperasi desa.

“KDKMP yang akan mengoperasikan gerai obat dan klinik desa juga berfungsi sebagai unit pengasuhan serta perlindungan anak,” ujar Menkop.

Baca juga: Pemerintah Buka Peluang 1,4 juta Penerima PKH Bekerja di Kopdes Merah Putih  

Kemenkop bersinergi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk mendorong kelompok-kelompok binaan di desa agar memiliki badan usaha koperasi.

Kemudian kerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN), produk-produk koperasi didorong agar memiliki standar yang mampu bersaing di pasar dalam maupun luar negeri.

Selain pengembangan produk, aspek perlindungan sosial menjadi poin penting. Menkop mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi pengelola koperasi, mulai dari manajer hingga tenaga keamanan dan keuangan.

Dari sisi permodalan, kerja sama dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) diharapkan dapat membantu pembiayaan unit-unit usaha dan kelompok binaan yang telah bertransformasi menjadi koperasi.

Baca juga: Koperasi Besar Kelebihan Dana, Kemenkop Dorong Dukung Kopdes

Dukungan K/L

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji menyoroti potensi besar sinergi antara program pemberdayaan keluarga yang selama ini dijalankan BKKBN dengan inisiatif program KDKMP.

Wihaji menjelaskan bahwa kementeriannya memiliki unit akar rumput yang disebut Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA). Kelompok ini terdiri dari para akseptor atau peserta KB yang dibina untuk memiliki kemandirian ekonomi. “Inilah cikal bakal yang nanti menjadi bagian sinergi dengan Menteri Koperasi melalui Kopdes Merah Putih,” ujar Wihaji.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, mengusulkan agar KDKMP tersebut dapat menjadi pusat laporan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal ini sebagai solusi strategis mengingat lokasi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPA yang selama ini berada di tingkat kabupaten sering kali lokasinya terlalu jauh dari desa. Selain sebagai pusat pengaduan, KDKMP diharapkan menjadi wadah pusat pelatihan bagi warga lokal.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Pengamat: Literasi Keuangan Digital Jadi Kunci Pemerataan Inklusi Keuangan, BRI Perkuat Edukasi Nasabah

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerataan inklusi keuangan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat,...

Pekerja Pabrik
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

“Stakeholders” Industri Berkumpul Cari Solusi Atasi Krisis Gas

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah...

Suporter Maroko saat di Piala Dunia Qatar 2022 (Dok:Aljazeera)
Ekonomi & Bisnis

Maskapai di Maroko Tawarkan Tiket Khusus untuk Suporter

JAKARTA, Bisnistoday – Keberhasilan Tim Nasional Maroko melaju ke babak 32 besar...

Pameran Industri
Ekonomi & Bisnis

HIPELKI 2026: Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Mempercepat Adopsi Inovasi Kesehatan

JAKARTA, Bisnistoday - Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi kesehatan, namun...