www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 18 April 2026
Home EKONOMI Kuartal II-2021, Kondisi UMKM Mulai Membaik
EKONOMI

Kuartal II-2021, Kondisi UMKM Mulai Membaik

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengklaim kondisi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada kuartal II-2021 secara umum sudah mulai membaik dan mulai berjalan normal. Bahkan UMKM yang sempat berhenti, kini sudah melanjutkan usahanya kembali.

“Survei yang dilakukan asosiasi e-commerce Indonesia juga menyebutkan bahwa selama pandemi telah terjadi kenaikan penjualan e-commerce sebesar 25 persen. Ini artinya masyarakat Indonesia, terutama pelaku UKM, telah keluar dari zona nyaman dan beradaptasi untuk bertahan,” kata Teten dalam webinar bertajuk “Bangkit dan Tumbuh Bersama di Tengah Pandemi” di Jakarta, Kamis (5/8).

Teten mengatakan digitalisasi mempunyai peranan penting dalam pemulihan ekonomi nasional serta mendorong UMKM untuk terus berdaya. Survei yang dilakukan Bank Dunia pada 2021 menyebut, 80 persen UMKM yang sudah masuk ekosistem digital mempunyai daya tahan yang lebih baik.

Namun ia juga mengingatkan masih ada tantangan dan masalah dalam digitalisasi, seperti kurangnya literasi digital serta akses pasar. 

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sunarso mengungkapkan ada 45 juta masyarakat termasuk pengusaha ultra mikro yang butuh pendanaan. Berdasarkan survei internal BRI dari angka 45 juta tersebut baru 15 juta yang mendapatkan pelayanan dari lembaga keuangan.

“Jadi ada sekitar 5 juta yang meminjam dari rentenir dan 7 juta yang pinjam dari keluarga. Sisanya sama sekali belum mendapatkan layanan dari lembaga keuangan. Ini yang akan menjadi fokus BRI. Karena selama ini, banyak yang mengeluh sulit untuk mendapatkan pinjaman dari bank. Tapi ketika ditanya apakah sudah pernah mencoba pinjam ke bank, dijawab belum pernah,” ujar Sunarso.

Untuk itu, kata Sunarso, BRI melakukan edukasi antara lain cara mengakses informasi, pasar dan juga permodalan.

Pendiri Warung Pintar, Agung Bezharie Adinegoro mengatakan masalah yang paling sering dihadapi warung tradisional adalah rantai pasok yang masih tradisional.

“Karena itu, Warung Pintar berusaha melakukan digitalisasi terhadap warung tradisional. Dalam satu tahun terakhir, keinginan penjual untuk melakukan digitalisasi cukup besar. Warung, distributor, dan juga grosir, banyak yang datang ke Warung Pintar untuk membantu beralih ke digital,” kata Agung.

Sedangkan Direktur Kepesertaan BPJamsostek Zainuddin mengharapkan UMKM bisa mendaftar menjadi peserta BPJamsostek sehingga mendapatkan perlindungan.

Dia menjelaskan UMKM yang ingin mendaftar tidak harus datang ke kantor BPJamsostek tetapi bisa melalui e-commerce, serta pembayaran iuran juga bisa dilakukan secara daring./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Agung Setya Imam Effendi (dok: PTPN)
EKONOMIEkonomi Rakyat

PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset

BOGOR, Bisnistoday  –  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan menegaskan...

Tanker Transko
EKONOMI

Distribusikan BBM, Armada Pertamina Patra Niaga Sandar Kembali di Ampenan

AMPENAN, Bisnistoday– Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga kembali sandar di Pelabuhan...

ILUNI FHUI Webinar Series tentang Kejahatan Siber (dok:ILUNI FHUI/IABF)
EKONOMIHukum

Evolusi Kejahatan Siber: Modus Baru dan Kesiapan Regulasi

JAKARTA, Bisnistoday - Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan...

Seminar Keamanan Laut dan Ekonomi Biru di FHUI, Rabu (15/4/2026) dok: Adi/Bisnistoday
EKONOMILingkungan

Keamanan Laut Kunci untuk Wujudkan Ekonomi Biru

JAKARTA, Bisnistoday – Sebagai negara kepulauan yang luas lautannya mencakup lebih dari...