JAKARTA, Bisnistoday – Selama ini mungkin orang masih mengira bahwa brevet pajak hanya diperuntukkan bagi konsultan pajak, staf keuangan & akuntansi, ataupun individu dengan lulusan akuntansi dan perpajakan saja. Sebenarnya brevet pajak juga dibutuhkan oleh pelaku usaha hingga masyarakat umum yang ingin mendalami tentang ilmu perpajakan.
Brevet pajak merupakan program pelatihan atau kursus yang dirancang untuk memberikan ilmu tentang perpajakan dan akuntansi di Indonesia. Kursus ini biasanya akan mengajarkan Anda semua hal yang berkaitan dengan pajak dari nol.
“KIta gak murni belajar pajak, kita gak murni belajar akuntansi. Belajar pajaknya itu pasti, belajar akuntansi itu pasti. Tapi, kita juga combine dengan ilmu soft skill. Why soft skill? karena 80-90% orang sukses karena soft skill-nya, bukan hard skill,” ungkap Praktisi serta Founder PT Aoklandz Asia Indonesia atau Lembaga Kursus Akuntansi dan Perpajakan Alghi F. Hasibuan kepada media di Jakarta, kemarin.
Dalam pembelajarannya, Aoklandz menggunakan kurikulum Brevet Pajak A & B lengkap sesuai dengan standar brevet yang berkualitas. Di samping itu, juga akan mengulas berbagai soal standar USKP Nasional (Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak).
Kini, Aoklandz sendiri sudah berhasil meluluskan sebanyak lebih dari 2.000 alumni Brevet Pajak yang tersebar di seluruh Indonesia. Meski sudah meraih banyak prestasi, Aoklandz akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk setiap peserta dan alumni melalui program-program kerennya.
Melihat betapa pentingnya belajar ilmu perpajakan dan akuntansi, terutama bagi profesional muda yang ingin berkarir di bidang ini, Aoklandz menyediakan fasilitas terbaik. Dengan suasana kelas yang lebih fun, enjoy, menggugah dan memotivasi, akan sangat membantu profesioal muda untuk mempelajari ilmu ini./








































