www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 Maret 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Perombakan Kabinet Signifikan, Pasar Tunggu Arah Kebijakan Baru
Bursa

Perombakan Kabinet Signifikan, Pasar Tunggu Arah Kebijakan Baru

GEDUNG BEI
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Perombakan kabinet terbaru yang dilakukan Presiden Prabowo menimbulkan sorotan besar dari publik maupun pasar keuangan. Langkah ini disebut sebagai respons atas meningkatnya ketegangan politik pada akhir Agustus, sekaligus evaluasi berkala terhadap kinerja para menteri.

Analis Senior PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menilai perubahan ini menjadi sinyal penting arah kebijakan ekonomi ke depan.

“Pasar tengah mencermati kebijakan fiskal setelah pergantian Menteri Keuangan. Sosok Sri Mulyani Indrawati (SMI) dikenal membangun reputasi kuat dalam kehati-hatian dan transparansi pengelolaan APBN,” jelas Rully di Jakarta, Selasa (9/9).

Sri Mulyani yang telah menjabat sejak 2016 dianggap sukses menjaga keberlanjutan fiskal di tengah dinamika global. Namun, kini tongkat estafet berpindah ke Purbaya Yudhi Sadewa, sosok berpengalaman di dunia ekonomi.

Purbaya sebelumnya menjabat sebagai Kepala Ekonom di Danareksa Research Institute (2005–2013) dan Direktur PT Danareksa (Persero) (2013–2015). Presiden memberi mandat besar kepadanya untuk mempercepat pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga 8%.

“Kebijakan fiskal mendatang kemungkinan lebih agresif, dengan mengoptimalkan peran sektor swasta dan pemerintah. Pasar menunggu kepastian komitmen terhadap disiplin fiskal, transparansi anggaran, serta pembiayaan program prioritas,” tambah Rully.

Meski optimisme pertumbuhan menjadi target utama, sejumlah analis menilai pasar saham masih berpotensi melemah dalam waktu dekat. Mirae Asset merekomendasikan investor untuk mengambil posisi beli saat harga saham melemah pada beberapa emiten, seperti TLKM, TOWR, MTEL, JPFA, KLBF, dan BRPT.

Perombakan kabinet ini menjadi titik balik penting dalam arah pembangunan ekonomi nasional. Publik kini menanti apakah strategi baru pemerintah mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

GEDUNG BEI
Bursa

Geopolitik Memanas, Pasar Keuangan Dibayangi Sentimen Risk-Off

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar keuangan Indonesia diperkirakan menghadapi tekanan di awal pekan ini...

IHSG menguat
Bursa

Aksi Reli Spekulatif Saham Konglomerasi Angkat IHSG di Tengah Tekanan Asing

JAKARTA, Bisnistoday - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 2% ke...

Trading Saham
Bursa

Swing Trading Bagi Investor Pemula, Memahami Strategi Transaksi Saham

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam rangka mendukung peningkatan literasi dan inklusi pasar modal...

GEDUNG BEI
Bursa

BEI Perkuat Transparansi Pasar, Kepemilikan Saham Dibuka Mulai 1 % dan Free Float Naik Jadi 15%

JAKARTA Bisnistoday – Otoritas pasar modal Indonesia bersiap memasuki fase baru reformasi...