www.bisnistoday.co.id
Minggu , 5 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Menteri Hadi Tjahjanto Pastikan RDTR IKN Segera Tuntas
NasionalNASIONAL & POLITIK

Menteri Hadi Tjahjanto Pastikan RDTR IKN Segera Tuntas

RAKERNAS KEMENTERIAN ATR/BPN : Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto didampingi seluruh jajaran baik Kakanwil dan Kakantah Kementerian ATR/ BPN memberikan keterangan kepada media, di Jakarta, Selasa (26/7).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian ATR/BPN tengah menuntaskan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Diharapkan dalam waktu tidak terlalu lama, RDTR untuk IKN Nusantara segera diselesaikan. 

“Sekarang RDTR nya sudah selesai, hanya perlu melakukan koordinasi dengan Kementerian LHK dan Kepala Otoritas IKN Nusantara. Apabila sudah selesai akan segera diserahkan ke Kepala Badan Otoritas IKN,” ungkap Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto kepada media usai membuka Rakernas  Kementerian ATR/BPN bertema: Memperkuat Sinergi dan Inovasi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang” di Jakarta, Selasa (26/7).

Hadi Tjahjanto menuturkan, didalam pembentukan RDTR ada diatas Kawasan hutan sehingga harus ada pelepasan. Untuk selanjutnya, dari RDTR tersebut akan dibentuk masterplan untuk dijadikan pendoman.” Tinggal diserahkan ke Kelapa Badan Otorita IKN karena ada lahan diatas Kawasan hutan harus dilepas,” tuturnya. 

Mengenai rakernas, Hadi menuturkan fokus pembahasan pada Rakernas 2022 adalah hal-hal yang menjadi arahan Presiden, yaitu Percepatan pendaftaran tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di mana, progres pendaftaran tanah saat ini mencapai 74,8 %. Kedua, yaitu penyelesaian sengketa dan konfliktertanahan termasuk mafia tanah. 

Dan ketiga, dukungan pembangunan IKN (terkait Rencana Tata Ruang dan pengadaan tanah). Rakernas 2022 juga membahas strategi pembangunan berbasis Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dalam rangka mendukung kemudahan berusaha.

Loket Pelataran

Selanjutnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menurut Hadi, Kementerian ATR/BPN meluncurkan Loket Prioritas Pelayanan Pertanahan dan Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN). Loket Prioritas Pelayanan Pertanahan merupakan loket yang dikhususkan untuk pemilik tanah yang mengajukan pelayanan pertanahan secara langsung tanpa melalui kuasa. 

“Program PELATARAN dilakukan pada hari Sabtu-Minggu khususnya bagi Kantah yang memiliki kriteria kantah yang berkedudukan di Ibu Kota Provinsi dan kantah dengan rata-rata jumlah layanan diatas 2.000 berkas per bulan. Total Kantah yang akan membuka pelayanan akhir pekan berjumlah 107 Kantah,” dalam keteranganya.

Pada Rakernas ini, juga diluncurkan hotline bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan pada nomor Whatsapp berikut: 0811-1068-0000. Pada Rakernas ini, Kementerian ATR/BPN juga melibatkan perwakilan dari aparat penegak hukum.

Sehubungan dengan upaya penyelesaian sengketa dan konfliktertanahan, turut hadir perwakilan dari Mahkamah Agung (MA), Kejaksaan Agung (Kejagung), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Para narasumber tersebut akan memaparkan seputar penanganan perkara pertanahan dan pemberantasan mafia tanah di Indonesia./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Seleksi STPN
Nasional

Calon Taruna Politeknik Agraria STPN Perlihatkan Semangat Kuat Untuk Mengabdi

KAB. BOGOR, Bisnistoday - Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi yang bergerak di...

Rita Shafira
Nasional

Rita Shafira Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Harmonisasi Pemerintahan yang Bermartabat

BANDUNG, Bisnistoday- TOKOH Wanita Kota Bandung yang juga warga Kota Bandung, Rita...

Patung Suku Osing
Nasional

Menjaga Budaya Osing, Untuk Menggerakkan Kesejahteraan Desa

BANYUWANGI, Bisnistoday - Suara kayu lesung yang berpadu, mengiringi suasana pagi di...

Pesawat ATR 42
Nasional

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Lapangan Terbang Balinggama, Papua Pegunungan, Dikabarkan Pilot Meninggal

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah menerima laporan...