www.bisnistoday.co.id
Minggu , 28 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Cermati Data Perekonomian China, IHSG Melemah
Bursa

Pasar Cermati Data Perekonomian China, IHSG Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (01/03) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pelaku pasar modal masih mencermati data perekonomian China. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (1/12) ditutup melemah 20,83 poin ke posisi 7.059,91. Sementara indeks LQ45 naik 9,67 poin ke posisi 939,70.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya menyebut, perdagangan hari ini pergerakan IHSG terpengaruh oleh tekanan eksternal. Bursa regional Asia bergerak melemah sehubungan dengan sikap pelaku pasar yang terus mencermati prospek ekonomi China.

Selain itu, berdasarkan hasil survei swasta menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China secara tak terduga meningkat pada November 2023, atau bertentangan dengan data resmi yang menunjukkan kontraksi selama dua bulan berturut-turut.

Pasar menantikan sikap pemerintah China, yang hingga saat ini pasar masih terpecah mengenai otoritas China perlukah melonggarkan kebijakan lebih lanjut untuk mendukung pemulihan ekonomi yang rapuh.

Dari dalam negeri, S&P Global mencatat Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia menguat ke level 51,7 pada November 2023, atau meningkat 0,2 poin dari 51,5 pada Oktober 2023.

Kenaikan ini memberikan indikasi pesanan baru yang akan datang untuk barang produksi Indonesia kembali naik pada November 2023, yang didukung oleh perbaikan kondisi permintaan dan ekspansi basis pelanggan.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negaitif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 2,18 persen, diikuti sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 1,46 persen dan 0,12 persen.

Baca juga: Pasar Cermati Kebijakan Moneter Global, IHSG Melemah

Sedangkan, delapan sektor turun yaitu sektor barang baku turun paling dalam minus 3,53 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang konsumen primer yang masing- masing turun sebesar 2,43 persen dan 1,48 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PYFA, BBYB, NSSS, GOTO dan ARTO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni PURI, AYAM, SILO, AMMN dan DEWI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.257.914 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,22 miliar lembar saham senilai Rp31,22 triliun. Sebanyak 217 saham naik, 338 saham menurun, dan 204 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 55,39 poin atau 0,17 persen ke 33.431,50, indeks Hang Seng menguat 212,58 poin atau 1,25 persen ke 16.830,30, indeks Shanghai menguat 1,97 poin atau 0,07 persen ke 3.031,64 indeks Strait Times menguat 17,32 poin atau 0,56 persen ke 3.090,31./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...