JAKARTA, Bisnistoday – Guna memastikan kelancaran angkutan kereta lebaran tahun 2026, PT KAI melakukan pemantauan khusus melalui Kereta Api Inspeksi (KAIS) sepanjang jalur Pantai Utara Jawa. Inspeksi ini melintasi tiga area utama yakni DAOP I, Jakarta, DAOP III Cirebon, serta DAOP IV Semarang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa inspeksi KAIS merupakan bagian dari langkah preventif dan pengendalian risiko untuk memastikan seluruh aspek pelayanan, operasional, dan keselamatan berada dalam kondisi siap menghadapi lonjakan mobilitas nasional.
“Angkutan Lebaran memiliki kompleksitas operasi yang tinggi. Melalui KAIS, KAI memastikan kesiapan lintas, sarana, SDM, serta pengamanan dilakukan secara menyeluruh berbasis kondisi lapangan,” ujar Anne di Jakarta, Selasa (10/2).
Baca Juga : Hadapi Hujan Ekstrem, KAI Siagakan Ratusan Personel dan Peralatan
KAI menegaskan, selain kesiapan lintas dan sarana, KAI juga memperkuat aspek keselamatan dan pengamanan dengan menetapkan 179 lokasi Daerah Pemantauan Khusus (DAPSUS) serta memetakan 217 lokasi rawan gangguan keamanan dan ketertiban di seluruh jaringan operasi. Pengamanan didukung sekitar 8.900 personel internal serta ±1.000 personel eksternal TNI/Polri, dilengkapi pemanfaatan CCTV analytic, patroli jalur, dan penggunaan drone di titik-titik rawan.
“Melalui KAIS, KAI tidak hanya memastikan kesiapan teknis, tetapi juga menyatukan persepsi dan soliditas seluruh Insan KAI dan stakeholder. Fokus kami adalah menjaga keselamatan, keandalan perjalanan, dan kenyamanan pelanggan selama Angkutan Lebaran,” tutur Anne./

