www.bisnistoday.co.id
Kamis , 9 Juli 2026
Home HEADLINE NEWS Pj Gubernur Jadikan Sulawesi Barat Kian Maju
HEADLINE NEWSNasionalNASIONAL & POLITIK

Pj Gubernur Jadikan Sulawesi Barat Kian Maju

PJ GUBERNUR SULBAR sekaligus Dirjen OTDA, Akmal Malik di Jakarta.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Sepanjang setahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Barat kian melaju. Tidak hanya bidang ekonomi, berbagai pelayanan masyarakat semakin dirasakan langsung berjalan lebih baik.

“Layaknya pohon bambu, semakin tua semakin kuat. Selama setahun ini, kami telah menanamkan fondasi yang kokoh untuk masa depan Provinsi Sulbar  lebih baik,” ungkap Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik yang juga Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri, dalam keteranganya di Jakarta, Rabu (9/5).

Terkait pertumbuhan ekonomi, Akmal mengutarakan, pertumbuhan ekonomi sulbar mengalami pertumbuhan gemilang. Pada saat Mei 2022, Sulbar mencapai pertumbuhan tertinggi 1,04% (YoY), pertumbuhan tertinggi ini dimotori geliat lapangan usaha, penyediaan akomodasi dan makan minum pertambangan dan penggalian , serta pengadaan air.

Perkembangan terkini, Akmal menjelaskan, pertumbuhan ekonomi (YoY) Kuartal I 2023 mencapai 3,59% dan jauh meningkat dibanding Kuartal I- 2022 bertumbuh sebesar 1,04%.

“Meski, angka ini belum kembali pulih normal sebelum masa krisis yang sempat pertumbuhan mencapai 6%. Sedangkan Kuartal I tahun 2020  masih berada posisi 4,86% serta tahun pandemic 2021 mengalami minus di posisi -2,22.”

Penyerapan APBD dan Inflasi

Dari aspek pengelolaa fiskal, Pj Gubernur Sulbar ini melanjutkan, tingkat penyerapan APBD tahun 2022 lalu telah mencapai 94,48% dari periode yang sama tahun sebelumnya hanya 84,1%. ”Dengan tingkat penyerapan belanja yang baik ini, Sulbar meraih posisi ke tujuh serapan belanja daerah secara nasional.”

Begitupun, lanjut Akmal, pengendalian inflasi daerah, juga mengalami perbaikan. Sebelumnya, yakni pada tahun 2022 tingkat inflasi Sulbar  tercatat 4,85% dibawah inflasi nasional 5,51%.

“Dengan perkembangan sekarang berhasil dikendalikan infrasuk sehingga selala berada dibawah rata-rata nasional Sulbar per Kuartal I tahun ini juga berhasil menatatkan inflasi terendah nasional selama dua bulan berturut-turut, pada Maret 3,89% dan April 2023.”

Peningkatan pertumbuhan penciptaan nilai tambah tercatat dalam APBD, yakni 11 dari 17 kategori lapangan usaha. Sumber pundi penghasilan terjadi pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. “Sementara dari sisi pengelolaan sumber pertumbuhan ekonomi terbesar berasa dari komponen net ekspor,” terangnya.

Berbagai Inovasi Dilakukan

Pj Gubenur Sulbar, Akmal Malik menerangkan, selama setahun terakhir juga telah dilakukan inovasi bagi pelayanan terkait langsung masyarakat. “Begitupun perubahan SOP yang sebelumnya tidak ada menjadi penyediaan SOP penanganan stunting berbasis data desa presisi.”

Penanganan stunting, kata Akmal masih bersifat sporadis, dalam perkembangan terakhir menajdia langah konkrit dengan penutunrn langsung terhadap stunting. “Seperti menjadikan keluarga berisiko stunting sebagai keluarga asuh, dengan rorang tua asuh adalah pejabat eselon 2 dan 3. Di pemprov sulbar,” urainya.

Pempov Sulbar, selama setahun terakhir berupaya menekan tingkat pernikahan dibawah umur dengan persentase pernikahan dari 17,71% dibawah umur menjadi 11,7% saja. Hal ini menempatkan Sulbar dari 34 urutan nasiaonal emnjadi 27 urutan nasional.

Optimalisasi Aset Daerah

Inovasi lainnya, dikatakan Akmal, seperti diketahui dalam setahun terakhir terjadi pengoptimalan aset daerah, yang sebelumnya aset daerah banyak tidak termanfaatkan dan bahkan terbenkelai.

“Sekarang ini aset-aset itu dimanfaatkan seperti di Palipi, Kabupaten Majene, sebagai rest Area. Mengoptimalkan aset Balai benih ikan ponjang di Kab Majene yang sebelumnya terlantar,” tuturnya.

Akmal menguturkan, dalam rangka optimalisasi aset juga, pada mei ini, mesin incinerator yagn sebelumnya  tidak diperasikan sejak 2021, akhirnya bsia beroperasi melalui kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup daerah dan PT Wastex Internasitonal melalui BUMD Perseroda.

Akmal Malik merangkan, revitalisasi destinasi Pariwisata Pulau Karampuang, yang sebelumnya sebagai salah satu detinasi wisata unggulan Sulbar selama ini tidak dikelola secara optimal. Sekarang ini telah direvitaslisasi dengan melengkai sarana, Plaza Karampuang, Voli pantai, villa, dan wisata mangrove bekerja sama dengan TNI.

Integritas Meningkat

Akmal Malik mengatakan, salama setahun terakhir tingkat integritas ASN daerah mengalami perbaikan. Menurut survei penilaian integritas KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengalami peningkatan pada tahun 2022 sebesar 66,92% dari sebelumnya 49,13 %.

Didalam survei penialian integritas KPK, tambah Akmal, lonjakan skor penilaian ini, yang sebelumnya menempatkan Sulbar berada di ke 34 peringkat provinsi (terendah se indonesia), sudah lebih baik yakni berada di level 20 secara nasional.” Mengalami kenaikan inges terbesa di antara provinsi lainnya,” tambahnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Jembatan Rusak
Nasional

Menteri PU Perintahkan BPJN Aceh Perkuat Pondasi Jembatan Enang-enang

BENER MERIAH, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera memperkuat Jembatan Enang-Enang...

Itjen Kemendag
Nasional

Mendag Busan Lantik Komjen Pol. Helmy Santika Jadi Inspektur Jenderal Kemendag

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya peran pengawasan internal...

Menteri PU
HEADLINE NEWS

Batal ke AS, Menteri Dody Lebih Milih ke Enang-Enang

ACEH, Bisnistoday - Surat perjalanan dinas Menteri PU Dody Hanggodo ke New...

Kendaraan Truk
Nasional

Jasa Marga Gelar Sosialisasi dan Edukasi Kendaraan ODOL di Ruas Jakarta – Cikampek

BEKASI, Bisnistoday – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian dan Dinas...