JAKARTA, Bisnistoday- Perusahaan tambang batu bara, PT Berau Coal meraih Anugerah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Kategori EMAS tahun 2021. Bahkan perusahaan juga sukses menggondol dua PROPER EMAS yakni PT Berau Coal Site Sambarata dan PT Berau Coal Site Lati.
“Ini menjadi perusahaan tambang batu bara pertama yang sukses meraih dua PROPER EMAS di tahun yang sama. Selain itu, PT Berau Coal juga meraih PROPER Hijau untuk Site Binungan,” Direktur Operasional & HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono didampingi General Manager System Compliance & Environment PT Berau Coal Febriwiadi Djali usai menerima langsung Penghargaan PROPER Emas dari Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin yang disaksikan oleh Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Jakarta, Rabu (29/12).
PROPER merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada perusahaan terkait kinerja pengelolaan lingkungan. Ada empat kategori mulai dari yang terburuk yakni Kategori HITAM, Kategori Biru, Kategori HIJAU dan Kategori EMAS. Khusus untuk peraih PROPER EMAS dilaksanakan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, (28/12).
PROPER EMAS diberikan pada perusahaan-perusahaan dinilai memenuhi passing grade EMAS dan telah menunjukkan konsistensi meraih peringkat HIJAU pada 2 periode PROPER sebelumnya. Juga menunjukkan satu program inovasi sosial yang dimiliki oleh perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Arief Wiedhartono bersyukur atas penghargaan PROPER Peringkat Emas yang didapatkan oleh dua site operasi PT Berau Coal yaitu Site Lati dan Site Sambarata serta Peringkat Hijau untuk site Binungan. “Ini merupakan kali pertama perusahaan pertambangan yang memiliki operasi di Berau ini mendapatkan predikat emas setelah berturut-turut meraih peringkat hijau.”
Kepala Teknik Tambang PT Berau Coal, Feri Indrayana menambahkan, mendapatkan raihan PROPER Emas bukanlah hal yang mudah, butuh konsistensi seluruh pekerja di lini operasi untuk mewujudkannya.
Penghargaan ini, kata dia, merupakan wujud komitmen tinggi dan kerja keras dari seluruh pekerja PT Berau Coal dan Mitra Kerja terhadap pengelolaan lingkungan yang beyond compliance dan fokus terhadap program pemberdayaan masyarakat yang berdampak serta berkelanjutan. “Raihan ini tidak mudah sehingga benar-benar menjadi amanah yang perlu kita jaga untuk terus berupaya menciptakan operasional yang selamat, hijau dan produktif,” tambah Feri.
Ketaatan Perusahaan
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya menyebutkan tingkat ketaatan perusahaan terhadap lingkungan menjadi 75%. Dari evaluasi yang dilakukan akhirnya perusahaan yang meraih PROPER EMAS ada 47 perusahaan.
“Pemerintah dalam hal ini KLHK sebagai fasilitator Pelaksana bersama Dewan Pertimbangan PROPER sedang dan akan berusaha terus menerus mengembangkan kinerja perusahaan dalam kontribusi terhadap kualitas lingkungan yang semakin baik. Teknik, metode, orientasi dan segala daya upaya terus dieksplorasi oleh Dewan Pertimbangan PROPER dengan scientific based dan evidence base untuk kinerja lingkungan,” tandas Siti Nurbaya.
Ia menegaskan semuanya dilakukan atas tujuan sebaik-baiknya pemerintah bisa mendorong upaya pengendalian lingkungan dan keseimbangan dalam upaya ekonomi dan investasi dengan keseimbangan lingkungan.
Sementara Wakil Presiden, Ma’ruf Amin menyampaikan selama 24 tahun PROPER telah berkembang menjadi platform bagi dunia usaha untuk melakukan praktek bisnis yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau.
“Dunia usaha harus memperhatikan lingkungan sekitar baik lingkungan fisik, non fisik maupun lingkungan sosial. Secara khusus saya menyambut baik kriteria sensitifitas dalam cepat tanggap kebencanaan sebagai respon terhadap pandemic covid-19 sebagai kriteria baru di aspek pemberdayaan masyarakat yang ditambahkan sejak tahun 2020,”tandas Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.
Wakil Presiden mendorong peran aktif dunia usaha dalam mengatasi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan salah satunya adlah turut berpartisipasi dalam mencapai Indonesia forestry and other land using 2030 untuk menekan dampak negatif perubahan iklim.
“Saya mengucapkan selamat kepada perusahaan penerima Anugerah Lingkungan PROPER kategori peringkat baik tahun ini. Anda adalah sumber insipirasi dan motivasi karena berhasil dalam mengelola lingkungan hidup lestari,” tutur Ma’aruf Amin./








































