JAKARTA, Bisnistoday — WINGS Group Indonesia melalui WINGS Food resmi meluncurkan Ramen YES, inovasi ramen instan terbaru dari Mie Sedaap yang bercita rasa autentik Jepang.
Brand Manager Ramen YES, Yohana Adityarini, mengatakan produk ini hadir atas kebutuhan konsumen yang ingin merasakan ramen autentik ala restoran Jepang, tetapi dengan harga terjangkau dan dapat dinikmati di rumah.
“Kita di sini mau membawa authentic experience makan ramen seperti kita makan di restoran atau di Jepang, dengan mi yang lurus. Itu salah satu inovasi yang kita bawa kepada konsumen,” kata Yohana saat konferensi pers peluncuran Ramen YES di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Inovasi ramen instan dengan konsep mi lurus tersebut diklaim sebagai yang pertama di Indonesia, mengingat selama ini mi instan di pasar domestik umumnya bertekstur keriting.
Ramen YES tersedia dalam dua varian, yaitu Hakata Chicken Ramen untuk versi kuah dan Tokyo Chicken Yakitori untuk versi goreng (dry ramen). Keduanya dilengkapi dengan topping crispy tempura yang memberikan sensasi renyah.
Ia menjelaskan varian Hakata Chicken Ramen terinspirasi dari ramen legendaris khas Jepang asal kota Fukuoka yang dikenal dengan kuah paitan berwarna putih, creamy, kental, dan kaya rasa umami.
Sementara itu, varian Tokyo Chicken Yakitori dengan cita rasa manis-gurih melalui saus spesialnya merepresentasikan karakter ramen ala kota Tokyo yang modern, sibuk, dan dinamis.
Pemilihan kuliner Jepang sebagai inspirasi juga didasarkan pada kuatnya budaya Jepang di Indonesia serta konsistensi tren makanan Jepang yang kerap viral.
“Makanan Jepang selalu hype dan relevan. Ini menjadi opportunity bagi kami untuk menghadirkan ramen versi autentik yang bisa dinikmati di rumah,” terangnya.
Terlebih, ia menyebut Japanese ramen sudah punya basis fans yang kuat di Indonesia, terutama di kalangan pecinta kuliner urban, millennial, dan Gen Z yang aktif mencari pengalaman baru.
Di balik kehadiran Ramen YES, terdapat proses riset dan pengembangan yang panjang. Ia mengungkapkan produk ini lahir melalui kerja intensif tim Research & Development (R&D) yang telah dipercaya perusahaan.
“Kita melalui proses research untuk sampai ke varian ini, menyesuaikan dengan tren yang ada di masyarakat, lalu kita diskusikan bersama R&D. Prosesnya lumayan panjang sampai akhirnya mendapatkan rasa yang se-autentik ini,” ungkapnya.
Riset tersebut dimulai sejak 2025, ketika tim mulai melakukan eksplorasi rasa dan penyesuaian formulasi. Meski tidak dihitung secara pasti berapa kali percobaan dilakukan, prosesnya melibatkan beberapa eksperimen.
“Yang pasti, concern utama kita adalah menemukan rasa yang tepat, autentik Jepang, tapi tetap sesuai dengan lidah konsumen kita (masyarakat Indonesia),” jelasnya.
Sebagai produk yang menyasar pasar Indonesia, Ramen YES dipastikan halal dan telah mengantongi sertifikasi resmi.
Dari sisi harga, produk ini dibanderol terjangkau, yakni di kisaran Rp3.000 hingga Rp3.500 per kemasan, serta tersedia di berbagai kanal ritel di seluruh Indonesia.
Ia berharap produk ini dapat diterima luas oleh masyarakat Indonesia dan menjadi medium bagi konsumen untuk merasakan ramen Jepang tanpa harus pergi ke restoran. (E2-NOVITA LESTARI)


