www.bisnistoday.co.id
Kamis , 11 Juni 2026
Home LIFESTYLE Splash Of Joy, Simbol 3 Tahun Perjalanan Lavojoy
LIFESTYLETrends & Mode

Splash Of Joy, Simbol 3 Tahun Perjalanan Lavojoy

Director Lavojoy
Dickson Leo, Brand Director Lavojoy Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (6/8)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Memasuki tahun ketiganya lavojoy ingin mengajak audiens untuk merayakan self-care lebih personal dan bermakna yang berakar pada self-love, kenyamanan, dan melalui pengalaman yang menyenangkan.

Lavojoy telah meluncurkan 19 series dan 77 SKU, termasuk dua produk unggulan Hold Me Tight Pro Series dan Let It Glow Series yang telah terjual lebih dari 6 juta pcs di pasar online maupun offline.

Lavojoy juga meraih berbagai beauty awards dan baru-baru ini berhasil memecahkan Rekor MURI lewat kampanye UGC dengan partisipasi video terbanyak bertema perawatan rambut rontok, menggunakan produk Hold Me Tight Pro Shampoo.

“Kami hadir untuk mengubah cara kita memandang self-care bukan sebagai tuntutan, tapi sebagai bentuk self-love dan self-reward yang membawa kebahagiaan. lavojoy tumbuh bersama konsumen dan komunitas,” ujar Dickson Leo, Brand Director Lavojoy Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (6/8)

Leo menambahkan bahwa self-care bukan cuma mengubah tampilan kita saja, tetapi juga bisa membangun rasa percaya diri, kenyamanan, dan penerimaan diri. “Kami sangat menyadari pentingnya merawat diri sebagai bentuk penghargaan terdalam terhadap diri sendiri,” tambahnya

Dalam perayaan ini, Agatha Chelsea, Brand Muse untuk Let It Glow Series mengatakan bahwa self-care bukan soal tampil sempurna, tapi soal mendengarkan tubuh dan memberi ruang untuk diri sendiri.

“Di tengah kesibukan, penting untuk istirahat dan jujur pada apa yang kita butuhkan. Dari situ, self-love bisa tumbuh secara alami. Aku senang bisa menjadi bagian dari gerakan yang mengangkat pentingnya self-love yang jujur dan penuh makna.”, tutur Chelsea.

Sementara itu, Randy Martin, Brand Muse pria pertama untuk Hold Me Tight Pro Series, berbagi perjalanannya bahwa self-care relevan untuk semua, termasuk pria.

“Dulu saya pikir self-care itu bukan buat cowok. Tapi seiring waktu, saya sadar merawat diri bukan soal gender, ini soal menghargai diri sendiri. Awalnya saya mulai dari hal kecil seperti rutin menjaga kebersihan tubuh dan rambut. Ternyata efeknya luar biasa, saya jadi lebih focus dan jauh lebih percaya diri di tengah aktivitas padat,” ungkap Rendy.

Selama tiga tahun terakhir, lavojoy tak hanya berkembang secara produk, tapi juga secara makna. “Kami akan terus berinovasi dan memperluas pilihan produk agar setiap orang bisa merasakan bahwa self-care bukan beban, tapi bentuk keberanian untuk mencintai diri sendiri.”, tutup Leo./ (san)

 

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trends & Mode

Victorinox Kembali Hadir Dengan Konsep Practical Nan Relevan

JAKARTA, Bisnistoday - Victorinox kembali menandai milestone terbarunya di Indonesia melalui pembukaan...

Kandung Kemih
Trends & Mode

Kelainan Saluran Kemih Anak Bisa Dideteksi Sejak Dalam Kandungan

JAKARTA, Bisnistoday – Banyak orang tua mengira gangguan ginjal pada anak baru...

Trends & Mode

Vaseline Pro Derma, Dikembangkan Bersama 300 Skin Experts

JAKARTA, Bisnistoday – Vaseline meluncurkan rangkaian varian Vaseline Pro Derma yang dikembangkan...

Diza Anindita, Head of Marketing Fit Hub sedang memberikan penjelasan mengenaii evolusi Fit Hub
Trends & Mode

Fit Hub Kini Hadir Dengan Standar Lebih Tinggi

JAKARTA, Bisnistoday - Fit Hub mengumumkan evolusi konsep melalui hadirnya klub terbarunya...