www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 18 April 2026
Home EKONOMI Stasiun Pengisian Listrik Bakal Wajib Tera dan Tera Ulang 
EKONOMI

Stasiun Pengisian Listrik Bakal Wajib Tera dan Tera Ulang 

Pemerintah mengkaji kemungkinan untuk memasukkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai Alat-alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) wajib tera dan tera ulang.
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan mengkaji kemungkinan untuk memasukkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai Alat-alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) wajib tera dan tera ulang. Kajian ini dibahas dalam diskusi terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) yang digelar secara virtual pada Rabu (25/8) bertema ‘Jaminan Pengukuran SPKLU: Metrologi Mendukung Transisi Energi Menuju Era KBLBB’. 

“Saat ini SPKLU belum termasuk sebagai alat UTTP wajib tera dan tera ulang. Untuk memasukkannya dalam metrologi legal, diperlukan kajian lebih dalam terkait kesiapan dan efektivitas pelaksanaan di lapangan,” jelas Direktur Metrologi Kementerian Perdagangan Rusmin Amin, di Jakarta, Senin (30/8)

Menurut Rusmin, dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, serta Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik Untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, pengembangan infrastuktur SPKLU menjadi perhatian yang cukup serius bagi para pemangku kepentingan. 

Berita Terkait : PLN Tambah SPKLU di Tol Surabaya-Jakarta

“Pembahasan mengenai SPKLU perlu ditinjau lebih mendalam terkait regulasi mengenai perizinan. Sehingga, ke depan tidak terjadi tumpang tindih antar kementerian/lembaga terkait,” jelas Rusmin. 

SPKLU merupakan alat untuk mengisi ulang energi pada baterai kendaraan. Dalam lingkup metrologi, khususnya metrologi legal, SPKLU merupakan sesuatu yang baru. “Mekanisme pengisian ulang SPKLU ini sama dengan mekanisme SPBU saat ini. Oleh karena itu, perlu jaminan bahwa jumlah energi yang diterima konsumen sesuai dengan nilai transaksi agar tidak ada salah satu pihak yang dirugikan,” tegas Rusmin. 

Sementara, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Ida Nuryatin Finahari menyampaikan, pemerintah melalui Kementerian ESDM berkomitmen untuk menyediakan tenaga listrik berkualitas dalam jumlah yang cukup dan dengan harga yang wajar. 

“Penyediaan dibuka luas kepada badan usaha. Sebaran SPKLU di Sumatera, Jawa, Bali dan Sulawesi sejumlah 166 lokasi. Target di 2021 ini sebanyak 572 lokasi dan target hingga 2025 sebanyak 6.318 lokasi,” jelas Ida. 

Standarisasi Penilaian

Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi, Kedeputian Akreditasi Badan Standardisasi Nasional (BSN) Sugeng Raharjo menjelaskan, standardisasi dan penilaian kesesuaian sangat berperan dalam menilai kelayakan suatu produk terhadap persyaratan dokumen standar tertentu dan tentunya hal ini dapat diterapkan untuk SPKLU. 

Berita Terkait : Hutama Karya Dukung Percepatan Industrialisasi Kendaraan Listrik

Rusmin kembali menambahkan, dengan diselenggarakannya FGD ini, diharapkan akan terkumpul informasi dan masukan yang komprehensif dari berbagai aspek, yaitu keselamatan, transaksi, serta kepentingan umum. “Sehingga, dapat dibuat peta jalan (road map) dalam mempersiapkan regulasi dan infrastruktur terkait SPKLU agar dapat disimpulkan kedudukan alat ukur SPKLU dalam ranah metrologi legal,” pungkas Rusmin. 

Acara yang diselenggarakan Kemendag ini dihadiri 54 orang peserta dari kementerian atau lembaga terkait, yaitu dari Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Kedeputian Standar Nasional Satuan Ukuran BSN, dan Balai Besar Teknologi Konversi Energi./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Agung Setya Imam Effendi (dok: PTPN)
EKONOMIEkonomi Rakyat

PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset

BOGOR, Bisnistoday  –  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan menegaskan...

Tanker Transko
EKONOMI

Distribusikan BBM, Armada Pertamina Patra Niaga Sandar Kembali di Ampenan

AMPENAN, Bisnistoday– Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga kembali sandar di Pelabuhan...

ILUNI FHUI Webinar Series tentang Kejahatan Siber (dok:ILUNI FHUI/IABF)
EKONOMIHukum

Evolusi Kejahatan Siber: Modus Baru dan Kesiapan Regulasi

JAKARTA, Bisnistoday - Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan...

Seminar Keamanan Laut dan Ekonomi Biru di FHUI, Rabu (15/4/2026) dok: Adi/Bisnistoday
EKONOMILingkungan

Keamanan Laut Kunci untuk Wujudkan Ekonomi Biru

JAKARTA, Bisnistoday – Sebagai negara kepulauan yang luas lautannya mencakup lebih dari...