www.bisnistoday.co.id
Selasa , 7 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Tindakan Oknum Petugas Layanan Rapid Test di Kualanamu Rugikan Kimia Farma
BURSA & KORPORASI

Tindakan Oknum Petugas Layanan Rapid Test di Kualanamu Rugikan Kimia Farma

Krimsus Poldasu mengamankan barang bukti kasus penggunaan tes rapid antigen bekas di Bandara Kualanamu
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT Kimia Farma Diagnostik, cucu usaha PT Kimia Farma Tbk mendukung penuh langkah aparat hukum mengusut petugas PT Kimia Farma Diagnostika Bandara Kualanamu, Sumatera Utara yang diduga menggunakan alat tes cepat antigen Covid-19 bekas. Saat ini, PT Kimia Farma Diagnostik bersama aparat penegak hukum tengah melakukan investigasi kasus tersebut.

Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostik, Adil Fadhilah Bulqimi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/4) menyatakan bahwa pihaknya mendukung investigasi yang dilakkan pihak berwajib terhadap kasus tersebut.

“Tindakan yang dlakukan oleh oknum petugas layanan rapid test Kimia Farma Diagnostika tersebut sangat merugikan perusahaan dan sangat bertentangan dengan standard operating procedure (SOP) perusahaan serta merupakan pelanggaran sangat berat,” tandasnya.

Adil menegaskan, jika terbukti bersalah, maka oknum petugas layanan tes cepat tersebut akan diberikan tindakan tegas dan sanksi berat sesuai ketentuan yang berlaku.

Seperti diberitakan bahwa pada Selasa (27/4) layanan tes cepat Covid-19 di Bandara Kualanamu, digerebek polisi terkait dugaan pemalsuan proses tes cepat antigen.

Dari hasi penggerebekan, pihak kepolisian menangkap lima petugas tes cepat yang merupakan oknum karyawan Kimia Farma Diagnostika Bandara Kualanamu berinisial RN, AD, AT, EK, dan EI. Mereka diduga menggunakan alat tes usap bekas.

Kronologis Kejadian

Sekira pukul 15.05 wib anggota Krimsus Poldasu yang berpakaian sipil menyamar sebagai calon penumpang salah satu pesawat, melaksanakan test rapid antigen. Selanjutnya petugas krimsus mengisi daftar calon pasien untuk mendapatkan nomor antrian.

Setelah mendapatkan nomor antrian, kemudian petugas krimsus di panggil nama dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk di ambil sampel yang di masukkan alat tes rapid antigen kedalam kedua lubang hidung

Setelah selesai pengambilan sampel, petugas krimsus menunggu di ruang tunggu sambil menunggu hasil rapid antigen, berselang sekira 10 menit menunggu, hasil di yang di dapatkan “Positif”

Setelah itu terjadi perdebatan dan saling balas argumen. Selanjutnya di periksa seluruh isi ruangan labolatorium rapid antigen dan para petugas Kimia Farma Diagnotika di kumpulkan. Petugas Krimsus Poldasu mendapati barang bukti, ratusan alat yang di pakai untuk rapid antigen untuk pengambilan sampel bekas dan telah di daur ulang.

Menurut keterangan dari petugas Kimia Farma Diagnotika, yang ketakutan saat di interogasi oleh petugas Krimsus Poldasu mengatakan, alat yang di gunakan untuk pengambilan sampel yang di masukkan ke dalam hidung setelah di gunakan, di cuci dan di bersihkan kembali di masukkan kedalam bungkus kemasan untuk di gunakan dan di pakai untuk pemeriksaan orang berikutnya.

Pada pukul 16.15 Wib, AKB Jeriko Kanit 2 subdit 4 Tipiter Krimsus Poldasu membawa para petugas Kimia Farma tersebut berikut barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang di amankan adalah dua unit komputer, 2 unit mesin printer, uang kertas,

ratusan alat rapid test bekas yang sudah di cuci bersih dan telah di masukkan kedalam kemasan, dan ratusan alat pengambil sampel rapid antigen yang masih belum di gunakan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...

GEDUNG BEI
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Masih Selektif, Tren “Bearish” Masih Menyelimuti IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan pasar saham diperkirakan masih berlanjut pasca rebalancing MSCI...

eBay (dok: usplash/appshunter-io)
BURSA & KORPORASIEkonomi & BisnisKorporasiOtomotif & Tekno

GameStop Akuisisi eBay Senilai Rp975 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday -GameStop, salah satu perusahaan ritel pengecer video game asal Amerika...