www.bisnistoday.co.id
Rabu , 8 Juli 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi Tips Hadapi Inflasi Medis Ala Donna Agnesia
Perbankan & Asuransi

Tips Hadapi Inflasi Medis Ala Donna Agnesia

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kenaikan biaya perawatan medis tengah menjadi perhatian banyak pihak. Hal ini mengingat biaya perawatan kesehatan sebelum terjadi inflasi telah menjadi beban finansial mereka.

Menurut survei Willis Tower Watson, inflasi biaya medis global pada tahun 2023 dari 7,4% naik menjadi 10,7%. Di Indonesia, mencapai 11,5% dan bisa meningkat hingga 12,74% pada 2024.

Berkaitan dengan inflasi yang berdampak pada perawatan medis, Financial Consultant & Brand Ambassador Sequis Donna Agnesia berbagi tip untuk menghadapi inflasi medis. Menurut istri aktor Darius Sinathrya itu, masyarakat sebaiknya dapat meminimalisir risiko menanggung biaya kesehatan dengan disiplin melakukan perencanaan keuangan. Saat menerima gaji, bonus, atau pendapatan lain, jangan langsung gesek untuk belanja, tetapi sisihkan setidaknya 50% hingga 70% untuk kebutuhan pokok termasuk cicilan, utang, dan asuransi kesehatan. Kemudian sekitar 10% untuk dana darurat.

“Asuransi kesehatan masuk dalam perencanaan keuangan karena risiko sakit tidak dapat ditebak kapan akan terjadi. Apalagi, jika didiagnosa penyakit kritis akan butuh biaya yang sangat besar dengan masa pengobatan yang panjang. Ditambah kenaikan inflasi medis maka kita harus membuat prioritas pengeluaran. Pengelolaan keuangan menjadi suatu keharusan,” kata Donna, dalam keterangannya, Sabtu (10/8/2024).

Menurut Donna dengan memiliki asuransi kesehatan maka saat terjadi risiko sakit pada anggota keluarga, tidak perlu khawatir dan tabungan pribadi tetap aman karena sudah ditanggung asuransi.

Head of Health Strategic Business Unit Sequis Mitchell Nathaniel mengatakan, Sequis mengerti bahwa masyarakat mengharapkan adanya perlindungan kesehatan dengan harga terjangkau yang bisa memberikan rasa tenang dan nyaman saat menjalani proses perawatan. Untuk itu, Sequis menghadirkan Sequis Q Infinite MedCare Shield Rider (IMC Shield).

“IMC Shield sudah melindungi Tertanggung sejak usia 30 hari–70 tahun. Preminya terjangkau dan nasabah sudah bisa mendapatkan manfaat kamar dengan 1 tempat tidur saat rawat inap. Nasabah juga tidak perlu khawatir sebab manfaatnya dapat digunakan hingga Rp12 miliar per tahun polis,” ujar Mitchell.

IMC Shield, lanjut Mitchell, juga dapat melindungi karyawan sekalipun sudah memiliki pertanggungan dari asuransi kantor. Dengan menjadi nasabah IMC Shield, karyawan dan anggota keluarganya dapat melakukan reimbursement atas fitur Sequis Keeper pada IMC Shield ke asuransi kantor atau asuransi kesehatan yang telah ia miliki sebelumnya.

“Kami mendorong masyarakat Indonesia jadikan sehat sebagai gaya hidup dan miliki asuransi kesehatan sebagai perlindungan dan perencanaan keuangan jangka panjang,” demikian Mitchell.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Perbankan & Asuransi

Dari Rasa Penasaran Menjadi Bermanfaat Besar, Kisah Fajar Mengelola Agen BRILink

BANDUNG,Bisnistoday-Kesibukan bekerja di luar rumah pernah membuat Yayang Fajar harus mengorbankan banyak...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Direktur Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

JAKARTA, Bisnistoday  – Optimalisasi keamanan siber (cyber security) akan menjadi salah satu...

Dirut Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Bank Jakarta Pilih Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Kenaikan Suku Bunga

JAKARTA – Bank Jakarta memilih strategi pertumbuhan yang sehat dan berkualitas di...

Perbankan & Asuransi

Tak Sekadar Layani Transaksi Keuangan, Reyno Brilian Temukan Arti Berbagi Lewat BRILink

BANDUNG, Bisnistoday - Di sebuah ruko sederhana di Jalan Terusan Suryani, Kota...