www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 27 Juni 2026
Home GLOBAL ASEAN UMKM Mesti Terintegrasi Perdagangan Sistem Elektronik ASEAN
ASEANGLOBAL

UMKM Mesti Terintegrasi Perdagangan Sistem Elektronik ASEAN

Salah satu outlet UMKM dengan usaha utama produk batik lokal, di Jakarta, belum lama ini. Kemendag mendorong pelaku UMKM nasional untuk memasuki sistem perdagangan secara elektronik tingkat ASEAN.
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong para pelaku Usaha Mikro,  Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia memasuki integrasi perdagangan melalui sistem elektronik di  kawasan ASEAN. Isu tersebut mencuat dalam Diskusi Kelompok Terarah (Focus Group  Discussion) bertema ‘Integrasi E-Commerce oleh UMKM’ di Tangerang, Rabu (31/3).

“Indonesia mendukung upaya integrasi niaga elektronik/niaga-el (e-Commerce) di ASEAN, mengingat  potensi pasar industri niaga-el di Indonesia memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Indonesia  merupakan negara dengan sistem niaga-el paling maju di kawasan ASEAN. Tahun 2020, nilai transaksi  niaga-el Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara, mencapai USD 32 miliar,” ujar Direktur  Jenderal Perdagangan Luar Negeri Didi Sumedi pada kesempatan terpisah. 

Baca juga : UMKM Bertransformasi Digital Terbukti Mampu Hadapi Krisis

Kegiatan FGD ini merupakan tindak lanjut dari ASEAN Agreement on E-Commerce dan salah satu bentuk  kerja sama antara Kemendag, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan, ASEAN Business Advisory Council (ABAC) Indonesia, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Gabungan  Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI), serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.

Sementara, Direktur Perundingan ASEAN Kemendag Antonius Yudi Triantoro yang menghadiri FGD tersebut  mengapresiasi antusiasme para pelaku UMKM terhadap diskusi ini. “Kegiatan ini bertujuan untuk  menyosialisasikan manfaat dan peluang ASEAN Agreement on E-Commerce, meningkatkan  pertumbuhan ekonomi nasional, serta meningkatkan peran UMKM dalam era ekonomi digital melalui  niaga-el,” terang Yudi. 

Selain itu, Kemendag juga mendorong keikutsertaan para pelaku UMKM dalam kegiatan ASEAN Online  Sale Day (AOSD) 2021, sebagai upaya promosi niaga-el di kawasan ASEAN yang akan berlangsung pada 8 Agustus 2021, bertepatan dengan peringatan hari lahir ASEAN. 

Pada kesempatan ini, Chairman ASEAN-BAC Indonesia Bernardino Vega menyampaikan, ASEAN-BAC  Indonesia sangat menyambut baik upaya Kemendag mendukung pelaku UMKM di Indonesia  meningkatkan transaksi penjualan melalui platform digital khususnya ke kawasan ASEAN. ASEAN-BAC  bersama KADIN Indonesia juga menyampaikan kesiapannya mendukung penuh para pelaku UMKM  agar dapat berpartisipasi aktif dalam transaksi melalui niaga-el di kawasan ASEAN.

Acara yang diselenggarakan secara hybrid ini dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri atas para pelaku  UMKM yang menghasilkan berbagai jenis produk dan mendapatkan sambutan positif, khususnya dalam  upaya mentransformasi perdagangan secara digital bagi para pelaku UMKM di Indonesia dalam  menembus pasar ASEAN.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ilustrasi Gempa (Freepik/brx)
GLOBALLingkungan

Setidaknya 32 Tewas dan 700 Terluka Akibat Gempa Venezuela

  JAKARTA, Bisnistoday- Dua gempa dahsyat mengguncang Venezuela, Kamis (25/6/2026), menewasan sedikitnya...

PM Inggris
GLOBALKawasan Global

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Menyatakan Mundur

TOKYO, Bisnistoday – Pasca kekalahan Partai Buruh pada pemilihan Mei Lalu memperlemah...

Presiden Trump
GLOBALKawasan Global

Presiden Trump Menyatakan Sepakat Hentikan Perang

WASHINGTON, Bisnistoday – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah menyepakati...

Rawa-rawa Mesopotamia yang kini berada di wilayah Irak Selatan. (dok: Unsplash/hasan Majed)
GLOBALHumaniora

Melacak Peradaban, Ilmuwan Telusuri Jejak Sungai Efrat

JAKARTA, Bisnistoday - Seperti halnya Babilonia, kota terbesar di Mesopotamia kuno, Uruk,...