www.bisnistoday.co.id
Senin , 18 Mei 2026
Home EKONOMI Wamendag Pantau Bapok di Pasar Johar Karawang
EKONOMIHEADLINE NEWSSektor Riil

Wamendag Pantau Bapok di Pasar Johar Karawang

WAMENDAG, Jerry Sambuaga bersama Deputi Gu BI, Destri Damayanti, pantau pasar tradisional.
Social Media

KARAWANG, Bisnistoday – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menegaskan, stok barang kebutuhan pokok (bapok) di Karawang, Jawa Barat aman, serta harganya terkendali menjelang Iduladha 1444 H. Hal ini diungkapkan Wamendag Jerry saat mengunjungi Pasar Johar di Karawang, Jawa Barat, hari ini (24/6). Pada kunjungan tersebut, Wamendag Jerry didampingi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Wakil Kepala Bulog Kabupaten Karawang Mustika.

”Hari ini saya meninjau dan melihat langsung kondisi pasar terbaik ketiga di Jawa Barat ini. Begitu dicek, harga bapok relatif stabil. Harga telur justru turun dan minyak goreng MINYAKITA juga masih sesuai harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp15.500/kg atau Rp14.000/liter,” kata Wamendag Jerry.

Baca Juga : Mendag Pastikan Harga Bapok Stabil di Denpasar

Berdasarkan pantauan, harga bapok di Pasar Johar tercatat beras medium Rp11.000—12.000/kg, beras premium Rp13.000/kg, bawang putih honan Rp40.000/kg, bawang merah Rp42.000/kg, cabai merah keriting Rp35.000/kg, cabai merah besar Rp40.000/kg, gula pasir Rp15.000/kg, minyak goreng kemasan premium Rp18.000/liter, daging ayam Rp44.000/kg, tepung terigu Rp11.000/kg.

Wamendag Jerry mengungkapkan saat ini stok bapok aman. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk hasil kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik pemerintah kota, pemerintah kabupaten, dan pemerintah provinsi.

“Kami tadi berdiskusi dengan para pedagang untuk memastikan apa yang mereka dapat sesuai dengan apa yang mereka jual. Meskipun ada sedikit fluktuasi harga di beberapa komoditas, tetapi menjelang Iduladha ini harga bapok relatif masih stabil,” terang Wamendag Jerry.

Digitalisasi Pasar Tradisional

Wamendag Jerry juga menyaksikan transaksi dagang di Pasar Johar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS lebih praktis bagi para pedagang dan pembeli di pasar.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menambahkan, di beberapa toko dan kios di pasar rakyat sudah menggunakan QRIS. “Kami bangga QRIS sudah dipakai di beberapa toko dan kios yang kami datangi di pasar. Ada satu pesan dari saya, saat menggunakan QRIS, jangan lupa kita cek sekali lagi rekening tujuannya. QRIS itu memudahkan, tapi tetap untuk keamanan kita harus cek Bersama,” imbuh Destry.

Destry mengapresiasi kerja sama semua pihak yang telah mendorong seluruh pedagang di Pasar Johar untuk menggunakan QRIS. Hal ini adalah bukti QRIS juga dapat meningkatkan pendapatan para pedagang. Pasar Johar diharapkan dapat menjadi contoh bagi pasar-pasar lain di Jawa Barat. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendag
HEADLINE NEWS

Dari Warung Kopi ke Pasar Dunia, UMKM Indonesia Mulai Bidik Ekspor Global

JAKARTA, Bisnistoday - Ketidakpastian ekonomi global dan persaingan perdagangan yang semakin ketat,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden Sebut KDKMP Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

NGANJUK, Bisnistoday - Presiden Prabowo meresmikan operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Merah Putih (KDKMP)...

Demontrasi Menolak Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Perang (dok: Unsplash/kuczmarski
EKONOMIGLOBALIndepth

Waspadai Tirani Teknologi dan Munculnya Kolonialisme Baru

JAKARTA, Bisnistoday -  Pada September 2024, masyarakat dunia terkejut dengan meledaknya ribuan...

Tol Dalam Kota
HEADLINE NEWS

Libur Panjang, Jasa Marga Perkirakan Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Hilir Mudik di Jabotabek

JAKARTA, Bisnistoday - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan sebanyak 1,58 juta...