www.bisnistoday.co.id
Kamis , 27 Agustus 2026
Home EKONOMI Wamendag Pantau Bapok di Pasar Johar Karawang
EKONOMIHEADLINE NEWSSektor Riil

Wamendag Pantau Bapok di Pasar Johar Karawang

WAMENDAG, Jerry Sambuaga bersama Deputi Gu BI, Destri Damayanti, pantau pasar tradisional.
Social Media

KARAWANG, Bisnistoday – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menegaskan, stok barang kebutuhan pokok (bapok) di Karawang, Jawa Barat aman, serta harganya terkendali menjelang Iduladha 1444 H. Hal ini diungkapkan Wamendag Jerry saat mengunjungi Pasar Johar di Karawang, Jawa Barat, hari ini (24/6). Pada kunjungan tersebut, Wamendag Jerry didampingi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Wakil Kepala Bulog Kabupaten Karawang Mustika.

”Hari ini saya meninjau dan melihat langsung kondisi pasar terbaik ketiga di Jawa Barat ini. Begitu dicek, harga bapok relatif stabil. Harga telur justru turun dan minyak goreng MINYAKITA juga masih sesuai harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp15.500/kg atau Rp14.000/liter,” kata Wamendag Jerry.

Baca Juga : Mendag Pastikan Harga Bapok Stabil di Denpasar

Berdasarkan pantauan, harga bapok di Pasar Johar tercatat beras medium Rp11.000—12.000/kg, beras premium Rp13.000/kg, bawang putih honan Rp40.000/kg, bawang merah Rp42.000/kg, cabai merah keriting Rp35.000/kg, cabai merah besar Rp40.000/kg, gula pasir Rp15.000/kg, minyak goreng kemasan premium Rp18.000/liter, daging ayam Rp44.000/kg, tepung terigu Rp11.000/kg.

Wamendag Jerry mengungkapkan saat ini stok bapok aman. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk hasil kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik pemerintah kota, pemerintah kabupaten, dan pemerintah provinsi.

“Kami tadi berdiskusi dengan para pedagang untuk memastikan apa yang mereka dapat sesuai dengan apa yang mereka jual. Meskipun ada sedikit fluktuasi harga di beberapa komoditas, tetapi menjelang Iduladha ini harga bapok relatif masih stabil,” terang Wamendag Jerry.

Digitalisasi Pasar Tradisional

Wamendag Jerry juga menyaksikan transaksi dagang di Pasar Johar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS lebih praktis bagi para pedagang dan pembeli di pasar.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menambahkan, di beberapa toko dan kios di pasar rakyat sudah menggunakan QRIS. “Kami bangga QRIS sudah dipakai di beberapa toko dan kios yang kami datangi di pasar. Ada satu pesan dari saya, saat menggunakan QRIS, jangan lupa kita cek sekali lagi rekening tujuannya. QRIS itu memudahkan, tapi tetap untuk keamanan kita harus cek Bersama,” imbuh Destry.

Destry mengapresiasi kerja sama semua pihak yang telah mendorong seluruh pedagang di Pasar Johar untuk menggunakan QRIS. Hal ini adalah bukti QRIS juga dapat meningkatkan pendapatan para pedagang. Pasar Johar diharapkan dapat menjadi contoh bagi pasar-pasar lain di Jawa Barat. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Gelar Kick Off Pemulihan Ekonomi Terdampak Bencana di Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan Kick...

Paemran G1
HEADLINE NEWS

Industri Makanan dan Minuman Dinilai Tetap Tangguh di Tengah Perubahan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday — Industri makanan dan minuman (mamin) dinilai menjadi salah satu...

Dr Nicolaas Warouw (kiri) dan Dr Andi Achdian seusai acara diskusi di Universitas Nasional, Rabu (26/8/2026) (foto: Adi)
Sektor Riil

Mencari Bentuk Baru Solidaritas Kelas Pekerja

JAKARTA, Bisnistoday - Perubahan dunia kerja menghadirkan persoalan baru bagi politik kelas...

Survei ISEI
HEADLINE NEWS

Survei ISEI: Ekonom Optimistis Ekonomi Nasional, Tapi Daya Beli Masih Jadi Tantangan

JAKARTA, Bisnistoday - Optimisme terhadap perekonomian nasional ternyata lebih kuat di kalangan...