www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Waskita Beton Suplai Proyek Tol Serang – Panimbang
Sektor Riil

Waskita Beton Suplai Proyek Tol Serang – Panimbang

WASKITA BETON
PABRIK Beton Pracetak milik PT Waskita Beton Precast. belum lama ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berkontribusi dalam menyuplai produk tiang pancang/Spun Pile yang dikenal juga dengan paku bumi pada proyek besar Proyek Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 sepanjang 33 km. Proyek ini didapat dari pemilik proyek SRBGC (PT Sino Road and Bridge Group CO) – WIKA – ADHI (JO) pada 1 November 2023.

Sebagai komitmen dalam menyuplai produk terbaik untuk proyek tol ini, WSBP menyuplai Spun Pile dari Plant Karawang sebanyak 416 batang. “Kami produksi Spun Pile berdiameter 800 mm dan panjang 14 m untuk dengan nilai kontrak sebesar Rp 7,49 miliar,”ujarnya Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary.

Pemerintah tengah membangun Proyek Jalan Tol Serang – Panimbang yang menghubungkan Serang – Rangkasbitung – Cileles – Panimbang di Provinsi Banten.

Proses produksi dimulai pada November 2023 dan secara bertahap dikirimkan melalui jalur darat menggunakan truk trailer pada November 2023 “Saat ini progress produksi sudah mencapai 100%,” katanya. Sedangkan progress pengiriman sudah mencapai 57,57% dan ditargetkan selesai pada bulan Januari 2024.

Tentunya dengan spesifikasi Spun Pile yang diproduksi ini dapat mempermudah dalam proses pemancangan, menghasilkan bangunan yang kokoh dalam waktu jangka panjang. Tidak hanya itu, WSBP juga selalu menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan Tata Kelola Manajemen Risiko dalam setiap kegiatan operasional yang dilaksanakan.

“Kami pastikan produksi dan pekerjaan suplai berjalan sesuai rencana target yang ditetapkan,”ungkapnya. “Pemerintah melalui Kementerian PUPR menargetkan penyelesaian proyek ini pada tahun 2024 mendatang, sehingga bisa segera digunakan oleh masyarakat,”ujar Fandy.

Nantinya dengan adanya jalan tol ini akan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Banten, termasuk sektor industri dan pariwisata, di mana tol ini dapat menjadi akses menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon.

Sebagai informasi, Proyek Jalan Tol Serang – Panimbang terdiri dari 3 seksi yaitu yakni Seksi 1 menghubungkan Serang – Rangkasbitung sepanjang 26,50 km yang telah beroperasi sejak 2021, Seksi 2 menghubungkan Rangkasbitung – Cileles sepanjang 24,17 km, dan Seksi 3 menjadi menghubungkan Cileles – Panimbang sepanjang 33 km./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Budi Santoso
Sektor Riil

Mendag Busan Awasi Ketat Tata Niaga Gula dan Impor Etanol

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah segera memperketat aturan tata niaga gula nasional yang...

Gedung Kemendag
Sektor Riil

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pangkas Hambatan dan Perizinan Ekspor

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah melakukan penyederhanaan proses ekspor melalui revisi dua Permendag...

EKONOMIKorporasiSektor Riil

PalmCo Bersiap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi Terbaru

JAKARTA — Bisnistoday: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mempercepat langkah hilirisasi...

Pasar Terapun
HEADLINE NEWSSektor Riil

Kemendag Jamin Stok dan Harga Bapok Stabil Jelang Lebaran 2026

JAKARTA, Bisnitoday – Pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok)...