Bogor, BisnisToday – Curug Putri Kencana di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu tujuan wisata alam yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah. Keindahan alam yang masih terjaga dan suasana tenang menjadikan curug ini sebagai pilihan bagi pengunjung yang ingin beristirahat dari rutinitas perkotaan.
Curug ini memiliki ketinggian sekitar 2,5 meter dengan air yang jernih dan kolam alami di bawahnya. Air berasal dari sumber pegunungan di kawasan Sentul yang masih bersih dan sejuk. Kolam di bawah air terjun memiliki kedalaman antara satu hingga empat meter, sehingga pengunjung dapat berenang atau berendam sambil menikmati udara segar hutan tropis.
Untuk mencapai lokasi utama, pengunjung menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari kawasan Sentul City. Setelah tiba di area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh sekitar satu kilometer melewati jalur alami berupa jalan tanah, bebatuan, dan turunan curam. Jalur tersebut dikelilingi pepohonan tinggi dan aliran sungai kecil, memberikan suasana petualangan ringan bagi wisatawan.
Salah satu pengunjung, Desti (24), warga Bekasi, mengatakan perjalanan menuju Curug Putri Kencana memberikan pengalaman tersendiri.
“Trek-nya cukup menantang, apalagi setelah hujan karena jalannya jadi licin. Tapi pemandangannya bagus dan banyak spot foto di sepanjang jalur. Begitu sampai di curug, rasanya terbayar dengan suasana yang sejuk dan air yang jernih,” ujarnya, Jumat (31/10).
Selain itu, pengelola wisata juga menyiapkan papan petunjuk arah di beberapa titik jalur trekking untuk memudahkan pengunjung. Warga setempat turut membantu wisatawan, terutama saat kondisi jalan licin atau saat cuaca berubah tiba-tiba.
Harga tiket masuk ke kawasan wisata ini sebesar Rp25.000 per orang, dengan biaya parkir Rp10.000. Di lokasi tersedia fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, warung makan, dan penyewaan pelampung bagi wisatawan yang ingin bermain air. Pengunjung yang ingin menikmati suasana malam dapat berkemah di area yang telah disediakan dan diawasi petugas setempat.
Pengelolaan Curug Putri Kencana dilakukan secara mandiri oleh masyarakat sekitar melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang rutin menjaga kebersihan kawasan dan memastikan keselamatan pengunjung.
Adit (30), warga lokal Bogor, sebagai penjaga pintu masuk arena Curug mengatakan bahwa mereka dan tim-nya selalu memastikan pengunjung yang datang selalu membersihkan dan membawa pulang kembali sampahnya.
“Kita selalu mastiin kak, kalo setiap pengunjung yang dateng kan pasti selalu membawa dan akan mendatangkan plastik maupun sampah, jadi sebisa mungkin pihak kami selalu memastikan agar lingkungan kami selalu bersih dan pengunjung selalu membawa kembali sampahnya,” kata Adit (30)
Pemerintah Kabupaten Bogor juga memberikan dukungan dalam bentuk pembinaan dan peningkatan sarana wisata berbasis lingkungan. Tujuannya agar Curug Putri Kencana tetap menjadi destinasi alami tanpa kehilangan nilai ekowisatanya.
“Bagus sih curugnya, apalagi banyak banget enggak cuma satu atau dua kali aja, ini bahkan ada sekitar 3-5 kalinya jadi kita gak bosan dan juga engga berdiam di salah satu kalinya doang,” ujar Desti, Jumat (31/10)
Dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam dari Jakarta, Curug Putri Kencana menjadi salah satu alternatif wisata alam yang mudah dijangkau. Kejernihan air, jalur trekking yang menantang, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadikan curug ini sebagai contoh wisata alam yang tertata dan berkelanjutan di kawasan Babakan Madang.(E2-RA)




