www.bisnistoday.co.id
Tuesday , 23 June 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat
Bursa

Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan Senin (25/03) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Saham sektor teknologi dongkrak penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (06/10). IHSG pun ditutup menguat 13,69 poin ke posisi 6.888,52. Sementara indeks LQ45 naik 1,83 poin ke posisi 946,50.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kanjiannya di Jakarta, Jumat (06/10) menyebutkan pada perdagangan hari ini IHSG dan bursa regional Asia melanjutkan tren penguatan seiring sikap pasar yang merespon posisi trade balance Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan perbaikan lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, continuing claims pengangguran juga turun.

Hal tersebut menunjukkan bahwa ekonomi dan kondisi pasar tenaga kerja negeri Paman Sam mulai membaik.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) merilis cadangan devisa (cadev) Indonesia periode September 2023 tetap tinggi sebesar 134,9 miliar dolar AS, meski menurun dibandingkan posisi Agustus 2023 sebesar 137,1 miliar dolar AS.

Baca juga: IHSG Menguat Ikuti Bursa Kawasan Asia

Penurunan posisi cadev tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah, sebagai langkah antisipasi dampak rambatan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Bank Indonesia menilai cadev tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 1,68 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor kesehatan yang naik masing- masing sebesar 1,67 persen dan 1,07 persen.

Sedangkan, empat sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor industri yang turun minus 0,57 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen primer yang turun masing- masing minus 0,47 persen dan 0,41 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu IOTF, JMAS, MTWI, DOOH dan KAYU. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni KOCI, PPRI, META, HEXA dan FIRE.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.162.539 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,60 miliar lembar saham senilai Rp7,95 triliun. Sebanyak 261 saham naik, 252 saham menurun, dan 242 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 53,30 poin atau 0,17 persen ke 31.022,10, indeks Hang Seng menguat 272,11 poin atau 1,58 persen ke 17.485,98, dan indeks Strait Times menguat 19,29 poin atau 0,61 persen ke 3.174,39. Sementara itu, indeks Shanghai (China) libur dalam rangka memperingati Golden Week Holiday./

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...

IHSG ditutup menguat
Bursa

Aksi Selektif Saham Murah, IHSG Kembali Menguat Signifikan

JAKARTA, Bisnistoday – Relatif rendahnya saham yang berfundamental meyakinkan, dengan harga yang...

Saham AS
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Masih Dibayangi Risiko Tinggi Walau Ada Upaya Dongkrak Carry Rupiah

JAKARTA, Bisnistoday – Pelaku pasar memperhatikan serius tawaran pemerintah dalam hal ini...