www.bisnistoday.co.id
Jumat , 21 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat
Bursa

Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan Senin (25/03) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Saham sektor teknologi dongkrak penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (06/10). IHSG pun ditutup menguat 13,69 poin ke posisi 6.888,52. Sementara indeks LQ45 naik 1,83 poin ke posisi 946,50.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kanjiannya di Jakarta, Jumat (06/10) menyebutkan pada perdagangan hari ini IHSG dan bursa regional Asia melanjutkan tren penguatan seiring sikap pasar yang merespon posisi trade balance Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan perbaikan lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, continuing claims pengangguran juga turun.

Hal tersebut menunjukkan bahwa ekonomi dan kondisi pasar tenaga kerja negeri Paman Sam mulai membaik.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) merilis cadangan devisa (cadev) Indonesia periode September 2023 tetap tinggi sebesar 134,9 miliar dolar AS, meski menurun dibandingkan posisi Agustus 2023 sebesar 137,1 miliar dolar AS.

Baca juga: IHSG Menguat Ikuti Bursa Kawasan Asia

Penurunan posisi cadev tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah, sebagai langkah antisipasi dampak rambatan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Bank Indonesia menilai cadev tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 1,68 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor kesehatan yang naik masing- masing sebesar 1,67 persen dan 1,07 persen.

Sedangkan, empat sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor industri yang turun minus 0,57 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen primer yang turun masing- masing minus 0,47 persen dan 0,41 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu IOTF, JMAS, MTWI, DOOH dan KAYU. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni KOCI, PPRI, META, HEXA dan FIRE.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.162.539 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,60 miliar lembar saham senilai Rp7,95 triliun. Sebanyak 261 saham naik, 252 saham menurun, dan 242 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 53,30 poin atau 0,17 persen ke 31.022,10, indeks Hang Seng menguat 272,11 poin atau 1,58 persen ke 17.485,98, dan indeks Strait Times menguat 19,29 poin atau 0,61 persen ke 3.174,39. Sementara itu, indeks Shanghai (China) libur dalam rangka memperingati Golden Week Holiday./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...

Iman Sudargo
Bursa

Luno Indonesia Perkenalkan Iman Sudargo Sebagai ‘Country Head’

JAKARTA, Bisnistoday -  Luno aplikasi investasi aset kripto global yang berkomitmen menyediakan...

Didi Max
Bursa

Perdagangan Berjangka : Didimax Broker Terbaik Menjadi Pilihan Banyak Trader

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam dunia perdagangan berjangka, memilih broker terbaik Indonesia merupakan...