www.bisnistoday.co.id
Selasa , 30 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Staf Ahli Menteri PUPR Sebut 4 Kota Baru Ini Berpotensi Tumbuhkan Ekonomi
Ekonomi Rakyat

Staf Ahli Menteri PUPR Sebut 4 Kota Baru Ini Berpotensi Tumbuhkan Ekonomi

Endra S Atmawidjaja Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Beban Pulau Jawa dinilai sudah berat dan padat sehingga tak layak lagi menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja. Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menilai ada empat kota baru yang jadi andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai proyek prioritas nasional pada 2024. Empat kota baru ini memiliki ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.

Menurut Endra, empat kota baru tersebut adalah Maja (Banten), Tanjung Selor (Kalimantan Utara), Sofifi (Maluku Utara), dan Sorong (Papua Barat).

“Saya kira Kementerian PPN/Bappenas mengarahkan ke situ seharusnya investasi juga dimasukkan ke situ. Nah itu harus sinkron. Kota-kota baru itu saya kita penting, karena Jawa ini ruang tumbuhnya sudah tidak ada. Jadi memang harus dipindahkan ke luar Jawa,” kata Endra, di acara pameran Water Art Installation yang digelar Kementerian PUPR di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (3/12/2023).

Endra mengatakan, untuk Maja, sesuai visi rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN), Maja ditargetkan menjadi pusat pertumbuhan baru sekaligus kota satelit Jakarta untuk kepentingan publik.

“Maja itu mau dikembangkan sebagai kota baru publik. Artinya bisa lebih murah, terjangkau, bisa diakses oleh angkutan massal. Di situ sudah ada kereta. Nah itu tanahnya bisa kita freeze sedemikian rupa ada treatment dari pemerintah sehingga harga per satuan rumahnya lebih murah. Jadi itu yang kita inginkan dari Maja,” paparnya.

Kemudian untuk Sofifi, menurut Endra daerah ini menghadapi kendala, yakni ketidakmauan masyarakat untuk berpindah dari Ternate ke Sofifi. Masyarakat setempat menilai infrastruktur dan sumber daya di Ternate sudah lengkap dan mudah diakses.

“Walaupun (Ternate ke Sofifi) jaraknya dekat, ternyata tidak mudah, harus ada intervensi khusus sehingga Sofifi lebih berkembang. Jadi kota baru memang harus ada treatment khusus dari pemerintah,” beber Endra.

Tanjung Selor, lanjut Endra, mempunya potensi menjadi pusat pertumbuhan baru bagi Indonesia. Pemerintah akan lebih mengonsentrasikan pembangunan infrastruktur dan kegiatan ekonomi setempat.

“Jadi harus ada basis ekonominya, seperti kita lihat Pekanbaru, kenapa dia bisa tumbuh karena ada Pertamina, ada blok minyak. Balikpapan bisa tumbuh karena ada basis ekonomi,” ujarnya.

Sementara untuk Sorong, kata Endra sudah sesuai visi pembangunan jangka menengah nasional.

“Sorong saya kira sama, semua tempat ada kelebihan dan keunikannya. Kalau Sofifi, Maja, Tanjung Selor, mungkin Sorong itu bisa kita lihat dari RPJMN ya,” katanya.

Namun, wacana pembangunan kota baru ini molor dan belum sesuai target. Sedianya, proyek pembangunan empat kota baru tersebut ditargetkan rampung pada 2024.

“Kalau pendapat saya pribadi, memang ada kota-kota yang bisa dibangun baru pasca-2024 untuk pusat pertumbuhan baru,” ujar Endra.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menetapkan pembangunan empat kota baru itu sebagai proyek prioritas berdasarkan Lampiran I Perpres Nomor 52 Tahun 2023 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024 yang juga masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi Rakyat

Bertahan Lewat Inovasi dan Digitalisasi, Kisah Eka Mengembangkan Usaha Telur Gabus Keju

BANDUNG, Bisnistoday - Ketergantungan pada penjualan musiman membuat Engkar Kardiah harus memutar...

Ekonomi Rakyat

KUR Dorong UMKM Tumbuh Lewat Akses Permodalan yang Mudah dan Aman

BANDUNG, Bisnistoday - Bagi banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),...

Pelaku UMKM
Ekonomi Rakyat

Awalnya Kebutuhan Sendiri, Akhirnya Mampu Ekspor Produk Anti Hama

BOGOR, Bisnistoday - Di tengah ramainya Campuspreneur Expo, stan SanGreat Natural Indonesia...

Ekspor perdana lidi sawit ke Tiongkok.(dok:Aspekpir/BPDP)
Ekonomi Rakyat

Ekspor Lidi Sawit Miliki Prospek yang Menjanjikan

JAKARTA, Bisnistoday –  Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) melepas...