JAKARTA-Binisnistoday: Perang AS-Israel melawan Iran merupakan bencana bagi iklim. Menurut sebuah analisis, dalam 14 hari pertama konflik yang terjadi di Timur Tengah itu, telah menyebabkan emisi gas rumah kaca sebesar 5 juta ton.
Analisis tersebut juga menemukan bahwa perang tersebut telah menguras anggaran karbon global lebih cepat daripada gabungan 84 negara.
Analisis tersebut, yang dibagikan secara eksklusif kepada Guardian, menyebutkan tentang kerusakan lingkungan yang dahsyat akibat serangan terhadap infrastruktur (kilang) minyak, pangkalan militer, kawasan sipil, dan kapal di laut.
“Setiap serangan rudal dapat mengubah planet ini lebih panas dan tidak stabil,” kata Patrick Bigger, direktur penelitian di Climate and Community Institute dan salah satu penulis analisis tersebut, Minggu (22/3/2026).
Menurut dia setiap kebakaran kilang dan serangan terhadap kapal tanker merupakan pengingat bahwa geopolitik yang ditentukan oleh bahan bakar fosil tidak sesuai dengan planet yang layak huni.
“Perang ini sekali lagi menunjukkan bahwa cara tercepat untuk memperburuk krisis iklim adalah dengan membiarkan kepentingan bahan bakar fosil mendikte kebijakan luar negeri.”
Pihak AS-Israel mengklaim telah membom ribuan target di Iran. Sementara pasukan Israel juga telah menyerang ratusan target lainnya di Lebanon. Laporan dari kedua negara menunjukkan kerusakan infrastruktur yang luas.
Penggunaan pesawat
Analisis tersebut menyebutkan bangunan yang hancur merupakan elemen terbesar dari perkiraan biaya karbon. Berdasarkan laporan dari organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Iran sekitar 20.000 bangunan sipil telah rusak akibat konflik. Analisis itu memperkirakan total emisi dari sektor ini mencapai 2,4 juta ton setara CO2 (tCO2e).
Bahan bakar fosil merupakan elemen terbesar kedua yang memicu emisi. Selain itu penggunaan pesawat pembom AS yang terbang dari tempat yang jauh seperti Inggris bagian barat, juga ikut berkontribusi.
Analisis tersebut memperkirakan pesawat-pesawat tersebut mengonsumsi antara 150 juta dan 270 juta liter bahan bakar. Sementara kapal laut serta kendaraan pendukung lainnya dalam 14 hari pertama, menghasilkan total emisi sebesar 529.000 tCO2e.//









































