www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 22 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Akademisi Berpartisipasi Dalam Dekarbonisasi Industri
Lingkungan

Akademisi Berpartisipasi Dalam Dekarbonisasi Industri

KABADAN Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan /
Social Media

JAKARTA< Bisnistoday – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) proaktif melakukan penyempurnaan berbagai langkah strategis dalam upaya mempercepat target Net Zero Emissions (NZE). Sasaran ini juga ditopang dari peran unit pendidikan vokasi yang dimiliki oleh Kemenperin untuk terus mendorong implementasi dekarbonisasi di sektor industri manufaktur nasional.

“Kami mengapresiasi Politeknik ATI Makassar melalui Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), yang telah menyelenggarakan Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) X Tahun 2023 bertajuk Sustainable Energy Transition: Strategy and Challenge for Net Zero Emission,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan di Jakarta, Kamis (30/11).

Seminar yang merupakan agenda rutin tahunan Politeknik ATI Makassar tersebut menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Founder National Battery Research Institute (NBRI) Prof Evvy Kartini dan Training and Performance Dept. Kalla Toyota, Irwan Effendy. Dalam seminar ini, UPPM Politeknik ATI Makassar menerima 103 paper dari berbagai institusi dan perguruan tinggi di Indonesia.

Perguruan tinggi tersebut, antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Politeknik ATI Padang, Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Industri Petrokimia Banten, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Politeknik Negeri Bali, serta Zero Emit Solutions Holdings Ltd.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri mengemukakan, seluruh karya ilmiah yang diterima dan berhasil lolos review akan dipaparkan secara paralel sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Selain itu, juga akan dipublikasikan di sejumlah jurnal nasional terakreditasi. “Kami mengapresiasi jumlah paper yang diterima penyelenggara dalam kegiatan seminar ini,” ujarnya.

Menurut Basri, karya ilmiah yang mencapai 103 paper adalah jumlah yang mengesankan. “Hal tersebut menunjukkan tingginya animo akademisi dan praktisi untuk berpartisipasi dalam seminar nasional yang memilih tema tentang Sustainable Energy Transition,” imbuhnya.

Masrokhan berharap Politeknik ATI Makassar dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi khususnya penelitian, mampu menghasilkan penelitian terapan yang dapat diimplementasikan langsung pada sektor industri. “Harapan saya, seminar ini dapat menjadi platform yang mewadahi kontribusi dan penguatan kolaborasi Politeknik ATI Makassar guna meningkatkan kontribusinya di industri nasional,” tambahnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lingkungan

MOKAKU 2026 Galakkan Gerakan Satu Mahasiswa Satu Pohon

BANDUNG, Bisnistoday - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggalakkan gerakan satu mahasiswa satu...

Kampoeng Rajoet
Lingkungan

Dari Botol Plastik Jadi Benang, Kampoeng Rajoet Binong Jati di Bandung Dorong Ekonomi Sirkular

BANDUNG, Bisnistoday -  Upaya mengolah sampah menjadi sesuatu yang bernilai terus dikembangkan...

Karhutla (Ilustrasi: Unsplash/Matt-Palmer)
GagasanLingkungan

Amuk Api di Lahan Kerontang

SEJUMLAH peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi sepanjang pekan ini, yakni...

Kegiatan Sedekah Hutan di FIB UI, Sabtu (8/8/2026) (dok:Adi/Bisnistoday)
EKONOMILingkungan

Memaknai Hutan sebagai Ruang Hidup Melalui Sedekah Hutan

JAKARTA, Bisnistoday – Sabtu (8/8/2026) pagi, ratusan orang yang umumnya mengenakan budaya...