www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Akademisi Berpartisipasi Dalam Dekarbonisasi Industri
Lingkungan

Akademisi Berpartisipasi Dalam Dekarbonisasi Industri

KABADAN Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan /
Social Media

JAKARTA< Bisnistoday – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) proaktif melakukan penyempurnaan berbagai langkah strategis dalam upaya mempercepat target Net Zero Emissions (NZE). Sasaran ini juga ditopang dari peran unit pendidikan vokasi yang dimiliki oleh Kemenperin untuk terus mendorong implementasi dekarbonisasi di sektor industri manufaktur nasional.

“Kami mengapresiasi Politeknik ATI Makassar melalui Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), yang telah menyelenggarakan Seminar Nasional Teknologi Industri (SNTI) X Tahun 2023 bertajuk Sustainable Energy Transition: Strategy and Challenge for Net Zero Emission,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan di Jakarta, Kamis (30/11).

Seminar yang merupakan agenda rutin tahunan Politeknik ATI Makassar tersebut menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Founder National Battery Research Institute (NBRI) Prof Evvy Kartini dan Training and Performance Dept. Kalla Toyota, Irwan Effendy. Dalam seminar ini, UPPM Politeknik ATI Makassar menerima 103 paper dari berbagai institusi dan perguruan tinggi di Indonesia.

Perguruan tinggi tersebut, antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Politeknik ATI Padang, Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Industri Petrokimia Banten, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Sinar Mas Berau Coal, Politeknik Negeri Bali, serta Zero Emit Solutions Holdings Ltd.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri mengemukakan, seluruh karya ilmiah yang diterima dan berhasil lolos review akan dipaparkan secara paralel sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Selain itu, juga akan dipublikasikan di sejumlah jurnal nasional terakreditasi. “Kami mengapresiasi jumlah paper yang diterima penyelenggara dalam kegiatan seminar ini,” ujarnya.

Menurut Basri, karya ilmiah yang mencapai 103 paper adalah jumlah yang mengesankan. “Hal tersebut menunjukkan tingginya animo akademisi dan praktisi untuk berpartisipasi dalam seminar nasional yang memilih tema tentang Sustainable Energy Transition,” imbuhnya.

Masrokhan berharap Politeknik ATI Makassar dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi khususnya penelitian, mampu menghasilkan penelitian terapan yang dapat diimplementasikan langsung pada sektor industri. “Harapan saya, seminar ini dapat menjadi platform yang mewadahi kontribusi dan penguatan kolaborasi Politeknik ATI Makassar guna meningkatkan kontribusinya di industri nasional,” tambahnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lingkungan

Karhutla di Ketapang Masih Jadi Sorotan, Natur Gondowangi dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan di Pontianak

PONTIANAK , Bisnistoday.co.id,– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat masih...

Lingkungan

700 Delegasi dari 25 Negara Beradu Gagasan di Asia World Model United Nations XV

Bali, Bisnistoday.co.id— Asia World Model United Nations (AWMUN) XV kembali mempertemukan ratusan...

Lingkungan

Bali Dorong Transisi Nusa Penida Menuju 100% Energi Terbarukan Melalui “Satu Hari Energi Bersih 2026”

SANUR,Bisnistoday.co.id – Dalam mendukung agenda Bali Net Zero Emission (NZE) 2045 dan...

Lingkungan

Dorong Telur Cage-Free di Jawa Barat, AFFA Soroti Kesejahteraan Ayam Petelur

BANDUNG, Bisnistoday - Act for Farmed Animals (AFFA) mendorong pengembangan sistem produksi...