JAKARTA, Bisnistoday – Aparat Penegak Hukum didesak segera menuntaskan kasus Korupsi 4G BTS Kominfo yang berpotensi merugikan keuangan negara Rp8 Triliun lebih. Negeri sangat ironis, maraknya korupsi ditengah kehidupan masyarakat sulit serta melonjaknya harga kebutuhan pokok.
Presiden Kawula Alit Indonesia, Ali Mahsun Atmo dalam keterangnya di Jakarta, Sabtu (30/9), menyatakan, ditengah harga beras melonjak yang menyengsarakan hidup rakyat masih banyak aji mumpung, mengeruk keuntungan.” Korupsi BTS 4G Kominfo luar biasa fantastis.”
Terlebih, tegas Ali Mahsun, sebagian mengalir ke Menpora, Dito Aryodito, oknum BPK, serta Komisi I DPR. “Tidak tanggung-tanggung, Dito mengalir Rp27 miliar, oknum BPK sebesar Rp40 miliar serta Komisi I DPR juga Rp70 miliar.”
Selaku presiden Kawula Alit Indonesia, lanjut Ali Mahsun, demi menegakkan marwah penegakkan hukum, aparat jangan tebang pilih, maupun latar belakang serta dikaitkan dengan momentum politik.
“Kami mendesak, Menpora segera mundur, segera diadili, serta minta maaf kepada para milenial, sebagai pilihan terbaik bagi Dito,” urainya.
Uang negara, tegas Ali Mahsun, dilarang untuk bancaan kelompok elit dan pejabat negara. Kembali lagi, korupsi terkuak ditengah rakyat kesulitan memenuhi sandang, pangan dan papan. “Moral di negeri ini sudah runtuh!”/







































