www.bisnistoday.co.id
Rabu , 8 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG dan Kurs Rupiah Kian Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG dan Kurs Rupiah Kian Menguat

RUPIAH MENGUAT: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada perdagangan Jumat (12/8) menguat tajam
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Aksi beli oleh investor asing berlanjut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 42,7 poin ke posisi 6.850,2. Sementara indeks LQ45 naik 1,19 poin ke posisi 976,51.

Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya menyebutkan, penguatan IHSG selain adanya aksi beli oleh investor asing juga dipengaruhi menguatnya indeks bursa Asia seiring pudarnya ketakutan mengenai invasi Rusia ke Ukrania setelah Modkow memberi indikasi telah menarih sejumlah pasukannya ke barak mereka.

Kendati demikian, Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden menyatakan bahwa AS belum memverifikasi klaim tersebut dan mengatakan bahwa invasi masih mungkin terjadi.

Dari sisi makroekonomi, investor mencerna rilis data inflasi Tiongkok. Inflasi di tingkat produsen (Producer Price Index atau PPI) tumbuh melambat menjadi 9,1 persen (yoy) pada Januari, terendah sejak Juli 2021.

Data tersebut merefleksikan dampak dari langkah Pemerintah Tiongkok untuk mengamankan pasokan serta mengendalikan lonjakan berbagai bahan komoditas.

Selain itu, inflasi di tingkat ritel atau konsumen (Consumer Price Index atau CPI) tumbuh melambat menjadi 0,9 persen (yoy) pada Januari, terendah sejak September 2021.

Tiongkok memang juga mengalami gangguan pasokan yang sama seperti yang dialami AS dan Eropa, namun dampaknya kepada konsumen di Tiongkok ternyata lebih kecil sehingga bank sentral Tiongkok (PBOC) diyakini justru akan melonggarkan kebijakan moneter untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Untuk malam nanti, fokus perhatian investor akan tertuju pada rilis FOMC Minute atau notulen pertemuan kebijakan The Federal Reserve yang dapat membentuk pandangan pasar mengenai seberapa cepat bank sentral akan menaikkan suku bunga acuan dan mengurangi jumlah surat utang Pemerintah AS dalam portofolio mereka pada bulan-bulan mendatang.

Investor juga akan memberi perhatian pada rilis data penjualan ritel Januari di AS serta inflasi Januari di Inggris dan Kanada.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih bertahan di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dimana sektor barang konsumen non primer naik paling tinggi yaitu 3,51 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor properti & real estat masing-masing 1,9 persen dan 1,3 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dimana sektor teknologi dan sektor perindustrian turun paling dalam yaitu masing-masing minus 0,49 persen, diikuti sektor energi minus 0,16 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing di seluruh pasar sebesar Rp967,5 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp957,51 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.548.420 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,14 miliar lembar saham senilai Rp12,26 triliun. Sebanyak 329 saham naik, 195 saham menurun, dan 155 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 595,21 poin atau 2,22 persen ke 27.460,4, indeks Hang Seng naik 363,19 poin atau 1,49 persen ke 24.718,9, dan Straits Times meningkat 17,92 poin atau 0,52 persen ke 3.439,3.

Rupiah Tetap Menguat

Sementara itu, kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 44 poin atau 0,3 persen ke posisi Rp14.256 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.300 per dolar AnS.

“Penguatan rupiah seiring pelaku pasar yang mencerna laporan bahwa Rusia memindahkan pasukan dari perbatasannya dengan Ukraina,” kata analis sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Selasa (15/2), menerbitkan rekaman yang menunjukkan pihaknya menarik beberapa pasukan dari perbatasan dengan Ukraina setelah latihan.

Namun, Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa AS belum memverifikasi langkah tersebut. Sementara Ukraina melaporkan serangan siber pada jaringan online kementerian pertahanan dan dua bank hanya beberapa jam setelah pengumuman Rusia.

Masih dari eksternal, bank sentral AS The Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan Maret 2022 mendatang, dengan beberapa kenaikan lagi kemungkinan akan mengikuti sepanjang tahun.

Investor tengah menunggu risalah dari pertemuan terakhir The Fed yang dapat mempengaruhi pergerakan dolar dan suku bunga AS.

Perdebatan di antara pejabat The Fed tentang seberapa agresif bank sentral harus menaikkan suku bunga juga berlanjut.

Presiden Fed St Louis James Bullard pada awal pekan mengulangi seruan untuk mempercepat laju kenaikan suku bunga The Fed, tetapi beberapa rekannya kurang tertarik dan khawatir hal itu dapat menyebabkan masalah.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.278 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.250 per dolar AS hingga Rp14.299 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu menguat ke posisi Rp14.278 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.292 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...