www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Tunggu Rilis Pertumbuhan Ekonomi
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Tunggu Rilis Pertumbuhan Ekonomi

aktifitas kota jakarta
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diprediksi bergerak terbatas seiring data pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020, yang akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini.

IHSG dibuka menguat 5,99 poin atau 0,12 persen ke posisi 5.080,99. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,6 poin atau 0,2 persen menjadi 791,5.

“Hari ini, kami meyakini IHSG berpeluang bergerak terbatas. Meski ada sentimen positif dari menguatnya bursa global dan komoditas, para pelaku pasar diperkirakan akan menunggu data GDP Indonesia kuartal II, dimana konsensus memperkirakan ekonomi Indonesia akan terkontraksi 4,6 persen (yoy),” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas di Jakarta, Rabu (5/8).

Selain itu, pasar juga menunggu stimulus-stimulus baru oleh pemerintah untuk mendorong ekonomi. Sentimen positif datang dari adanya gaji ke-13 bagi PNS yang sudah disahkan oleh Kementerian Keuangan namun masih menunggu tanda tangan Presiden.

Dari eksternal, bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup menguat. Penguatan didukung oleh adanya indikasi stimulus untuk pengangguran di AS akan disepakati dalam waktu dekat.

Ada indikasi baik partai Republik maupun Demokrat setuju adanya dana talangan bagi para pengangguran, namun masih ada sedikit perbedaan dalam cara pembagiannya. Jika stimulus berhasil disepakati, maka akan berdampak positif bagi ekonomi masa pandemi ini.

Di sisi lain, sentimen positif juga datang dari semakin banyaknya uji klinis vaksin dan obat yang masuk ke uji klinis tahap 3. Perusahaan Eli Lilly di AS tengah memulai uji coba tahap ketiga untuk obat anticorona. Obat berkode LY-CoV555 itu diyakini bisa mencegah penyebaran COVID-19.

Dari pasar komoditas, harga emas naik 1,6 persen ke level 2.009 dolar AS per troy ounce semalam. Penguatan terjadi di tengah harapan paket stimulus AS berhasil disetujui. Minyak juga menguat, dengan jenis Brent naik 1,3 persen dan WTI naik 1,7 persen. Ant/

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 165,28 poin atau 0,73 persen ke 22.408,38, indeks Hang Seng naik 53,85 poin atau 0,22 persen ke 24.892,78, dan indeks Straits Times menguat 3,19 atau 0,13 ke 2.518,89.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...