www.bisnistoday.co.id
Selasa , 9 Desember 2025
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Ditutup Menguat 46,58 Poin
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Ditutup Menguat 46,58 Poin

IHSG
PERGERAKAN IHSG hingga akhir tahun menguat./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (08/6) ditutup menguat 46,58 poin ke posisi 6.666,33. Sementara indeks LQ45 naik 7,99 poin ke posisi 953,38.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya, Kamis (08/6) menyebuutkan IHSG pada perdagangan hari ini bertahan di zona hijau. Sementara bursa regional Asia mengalami koreksi akibat pasar terbebani kenaikan suku bunga yang akan dilakukan oleh bank sentra di dunia, sehingga pelaku pasar atau investor bersikap wait and see untuk masuk pasar saham.

Bank sentral Australia telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps), dari sebelumnya 3,85 persen menjadi 4.10 persen, dan Bank Sentral Kanada mengikuti langkah yang sama, dengan menaikkan tingkat suku bunga 25 bps kembali.

Hal tersebut membuat pasar khawatir bahwa kenaikan tingkat suku bunga yang akan dilakukan para bank sentral masing masing negara masih berpotensi akan terjadi.

Dari dalam negeri, bank dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 akan tumbuh sebesar 4,9 persen, atau lebih baik dibandingkan prediksi sebelumnya sebesar 4,8 persen untuk tahun 2023.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 2,14 persen, diikuti sektor energi dan sektor kesehatan yang naik masing-masing 1,16 persen dan 0,78 persen.

Sedangkan, delapan sektor terkoreksi yaitu sektor properti turun paling dalam minus 0,71 persen, diikuti sektor barang baku yang minus 0,37.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu VTNY, KRYA, ARTO, OKAS dan ASLC. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HRTA, INDX, AMAN, SAGE dan MARI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.332.353 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,41 miliar lembar saham senilai Rp9,58 triliun. Sebanyak 297 saham naik, 219 saham menurun, dan 220 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 267,39 poin atau 0,84 persen ke 31.646,30, indeks Hang Seng menguat 19,21 poin atau 0,10 persen ke 19.271,22, indeks Shanghai menguat 13,49 poin atau 0,42 persen ke 3.211,25, dan indeks Strait Times melemah 1,05 poin atau 0,03 persen ke 3.178,53./

 

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Kirim Bantuan ke Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat

JAKARTA, Bisnistoday –  Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, PT Asuransi...

Bursa

Dibekali Teknologi AI, Analisis Pasar Saham Kini Bisa Secepat Kilat

JAKARTA, Bisnistoday - Dunia investasi dan trading multi-aset di Indonesia kini memasuki...

GEDUNG BEI
Bursa

Pasar Tunggu Rilis PDB Kuartal III, IHSG Berpeluang Mananjak Akhir Tahun

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir Oktober...

Mirae Asset Sekuritas
Bursa

Hadapi Dinamika Makroekonomi, Mirae Asset Tawarkan Lima Strategi Baru Lewat MAIA

JAKARTA, Bisnistoday – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya volatilitas pasar, PT Mirae...