www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Indonesia Terancam Siklon Nokaen, Ini Peringatan BMKG!
Nasional

Indonesia Terancam Siklon Nokaen, Ini Peringatan BMKG!

Social Media

AJAKARTA, Bisnistoday – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan menghantam sebagian besar wilayah Indonesia mulai 17 hingga 22 Januari 2026. Fenomena ini dipicu oleh dinamika atmosfer global, termasuk penguatan fase negatif La Nina yang memicu lonjakan uap air dan pembentukan awan hujan masif di tanah air.

Kondisi ini diperparah dengan aktifnya fenomena Madden–Julian Oscillation (MJO) yang melintasi wilayah Maluku hingga Papua serta adanya gelombang ekuator Kelvin dan Rossby. “Aktivitas MJO secara spasial diprakirakan aktif melintasi Laut Maluku hingga Pesisir Utara Papua, sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” tulis keterangan resmi BMKG, dikutip Minggu (18/1).

Lebih mengkhawatirkan lagi, BMKG mendeteksi adanya Siklon Tropis Nokaen di Laut Filipina yang diprakirakan menguat dengan kecepatan angin mencapai 35 knot. Munculnya Bibit 96S di pesisir barat Sumatra juga memperkuat daerah konvergensi yang memanjang dari Riau hingga Laut Jawa dan wilayah Papua.

Selain itu, terdapat potensi peningkatan seruakan dingin (cold surge) dari Benua Asia yang memperkuat masuknya monsun Asia melewati Selat Karimata menuju wilayah Indonesia bagian selatan. Hal ini memberikan dampak langsung pada peningkatan kejadian hujan lebat dan angin kencang, khususnya di wilayah Sumatra bagian Selatan dan seluruh Pulau Jawa.

Pada periode 17-18 Januari, status siaga hujan lebat ditetapkan untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Maluku. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Memasuki periode 19-22 Januari, cuaca ekstrem diprediksi masih mendominasi wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, NTT, hingga Sulawesi Selatan dengan kategori siaga tinggi. Peningkatan hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan petir juga perlu diwaspadai di wilayah Sumatra Barat, Jambi, hingga Papua Pegunungan.

Peringatan angin kencang juga mencakup area yang sangat luas mulai dari Kepulauan Bangka Belitung, Bali, hingga wilayah Papua Selatan akibat perbedaan tekanan udara yang signifikan. BMKG meminta warga untuk menghindari pohon besar, papan reklame, serta bangunan yang rawan roboh saat angin kencang menerjang wilayah pemukiman.

Masyarakat diminta untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi seperti aplikasi mobile infoBMKG dan situs web pemerintah demi keselamatan bersama. Sinergi antara kewaspadaan dini dan tindakan preventif diharapkan mampu meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa di tengah ancaman cuaca ekstrem awal tahun ini.

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Mendikdasmen
Nasional

Kemendikdasmen Perbaiki 1.390 dan Bangun 3 Unit Sekolah di Jawa Timur

SURABAYA, Bisnistoday – Kemendikdasmen mengalokasikan Rp917 miliar lebih untuk 1.390 sekolah diperbaiki...

Kementerian ATR/BPN
Nasional

Perjuangan Panjang Mbah Tupon Merengkuh Sertipikat Tanahnya Kembali

YOGYAKARTA, Bisnistoday- Setelah melalui proses hukum yang panjang, sertipikat tanah milik Tupon...

Tol Cipularang
Nasional

Jasa Marga Lanjutkan Pekerjaan Pemeliharan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi

BANDUNG, Bisnistoday – PT Jasa Marga Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional...

Perlintasan Sebidang
Nasional

Disiplin Pengendara Meningkat, Kecelakaan Perlintasan Sebidang Rel Kereta Api Menurun

JAKARTA, Bisistoday – Selama Triwulan I 2026, tercatat jumlah kejadian kecelakaan di...